ads


ACEHTREND.COM, JANTHO – Pengusaha kuliner ternama di Aceh, Iskandar alias Bang Is (48), merekrut semua peserta magang di tempat usaha miliknya sebanyak sepuluh orang untuk menjadi karyawan tetap.


Pernyataan itu disampaikan Bang Is alias Chef Iskandar di hadapan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Ir Iskandar Syukri MM MT, Ketua Forum Koordinasi Jejaring Pemagangan Kerja (FKJP) Aceh, Jamaluddin, dan para peserta magang Waroeng Bang Is di Saree, Aceh Besar, Kamis (27/8/2020).


“Alhamdulillah, semua peserta pelatihan dan magang Jurusan Boga yang dititipkan pada tempat usaha kami lulus dengan predikat baik, dan kami sudah sepakat untuk menjalin hubungan kerja yang permanen. Kami sampaikan terima kasih kepada Disnakermobduk dan FKJP Aceh yang memercayakan kami sebagai tempat magang,” ujar Iskandar dalam sesi penutupan program magang FKJP di Restoran Bang Is, KM 69 Saree.


Bang Is menambahkan, selama lima bulan peserta magang belajar pengolahan aneka kuliner dan melayani tamu dan hasilnya memuaskan. “Daging rusa lada hitam dan soto adalah menu andalan di tempat kami, dan mereka mampu meraciknya dengan baik,” katanya.


“Memuaskan, mereka sudah mampu memasak kelas restoran bintang lima karena di warung kami ikut menyediakan menu restoran. Mereka juga mampu melayani tamu dengan baik, penuh etika. Ini menjadi modal untuk mereka sukses nantinya. Itulah sebabnya mereka kami tingkatkan status menjadi karyawan,” tambah Bang Is, Putra asli Saree yang sudah melanglang di berbagai hotel bintang lima di Jakarta.


Kepala Dinas Nakermobduk Aceh, Iskandar Syukri, mengapresiasi kesungguhan Bang Is dalam membantu pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran di Aceh. Dia meminta peserta magang yang sudah menjadi karyawan agar bersungguh-sungguh dalam bekerja, apalagi pihak pengusaha menyediakan tempat tinggal dan makan secara percuma.


Sementara Ketua FKJP Aceh, Jamaluddin Jamil ST MM, mengatakan keseriusan Bang Is patut ditiru oleh lembaga-lembaga lain dalam upaya penurunan angka pengangguran di Aceh. Menurutnya, program magang yang disusul perekrutan peserta menjadi karyawan sangat terukur dalam menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.


“Andai semua lembaga usaha yang ada di Aceh mau merekrut tenaga kerja baru seperti yang dilakukan Bang Is, maka angka penganguran akan mudah kita turunkan bersama-sama,” ungkap Jamaluddin yang sudah terbiasa melatih generasi muda melalui DPD I KNPI Aceh pada masa kepemimpinannya pada 2013-2017.


Pada tahun 2020 FKJP dengan dukungan dana APBN menjalankan 15 angkatan program pelatihan dan magang selama lima bulan di Aceh. Setiap angkatan memiliki 10 peserta, dan total 150 peserta. Segala biaya pelatihan dan magang ditanggung oleh FKJP, termasuk uang saku peserta dan asuransi kecelakaan.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini