ads


ACEHTREND.COM, Idi Rayek – Polres Aceh Timur berhasil meringkus seorang pria berinisial MK (49), warga Dusun Kuta Baro, Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayek, Kabupaten Aceh Timur, yang diduga telah melakukan pengancaman dan pemerasan pada korban bernama Iqbal Tawakal (27). Iqbal merupakan warga Dusun Kebun Kelapa, Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayek.


Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, melalui Puar Humas, Bripka Kamil, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/8/2020) dan pelaku sudah diamankan pada hari berikutnya, Minggu (2/8/2020).


“Sehari-hari Iqbal berjualan pulsa dengan mobil Jazz di depan pendopo bupati di Idi Rayek,” ujar Bripka Jamil, Jumat (7/8/2020).


Dalam laporannya kepada polisi, korban menyatakan pada bulan Juli 2020 (pelapor lupa tanggalnya), pelaku meminta utang pulsa sebesar Rp120.000 dengan ancaman jika korban tidak memberikannya, pelaku akan membacok korban dan mengacak-acak tempat usahanya. Karena takut dengan ancaman itu, korban memberikan apa yang diminta oleh pelaku.


Kemudian, pada Sabtu (1/8/2020), sekira pukul 00.30 WIB saat korban sedang berada di tempat kawannya sesama penjual pulsa, pelaku kembali datang sambil memegang sebilah parang dan mendekati korban dan kembali mengancamnya.


“’Kubacok nanti kau, aku enggak takut abang kamu wartawan. Korban menjawab ‘bacok aja kalau berani’. Mendengar jawaban tersebut pelaku langsung pergi meninggalkan korban,” kata Bripka Jamil menirukan ucapan pelaku sebagaimana dilaporkan Iqbl.


Setelah pelaku pergi, korban diberitahu oleh kawannya bahwa ia telah mengambil video dengan menggunakan ponsel saat pelaku mengarahkan sebilah parang ke arah perut korban. Korban meminta rekaman video tadi disebar pada group WhatsApp Jurnalis Muda Aceh karena korban juga anggota dari Jurnalis Muda Aceh.


Selang beberapa saat kemudian ketika korban sedang duduk di lokasi jualan pulsa temannya, pelaku kembali menemui korban dan langsung marah-marah sambil menanyakan mengapa menyebarkan video rekaman tersebut. Namun, mendengar jawaban korban yang mengatakan “Itu urusan saya” pelaku pun memukul korban dengan tangan kanan dan mengenai pelipis kiri korban.


Selanjutnya, korban kembali ke tempat jualannya yang tidak jauh dari tempat tersebut sementara pelaku masih berusaha mengejar korban sambil memegang sebilah parang di tangannya. Mengetahui hal tersebut korban menghubungi anggota Polsek Idi Rayeuk yang sesaat kemudian datang ke tempat korban, sementara pelaku tidak diketahui lagi keberadaannya.


Lalu, pada Minggu (2/8/2020), korban membuat laporan polisi ke SPKT Polres Aceh Timur atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.


“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur (Resmob) langsung mencari keberadaan pelaku dan pada pukul 19.15 WIB pelaku berhasil diamankan di rumahnya,” tutupnya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini