ads


ACEHTREND.COM, Singkil — Warga Desa Danau Bungara, Kecamatan Kuta Baru, Kabupaten Aceh Singkil, Sumiyati (17 tahun) sejak pergi dua pekan lalu (1/8/2020) hingga hari ini sudah 13 hari tak kunjung pulang ke rumah.


Ketidakpulangan pelajar kelas XI SMK Negeri Kuta Baharu itu diduga telah dibawa lari secara paksa oleh seorang pria.


Menurut keterangan pamannya, Ustaz Hambali, kepada aceHTrend, Kamis (13/8/2020), kasus dugaan pelarian anak di bawah umur ini telah dilaporkan pada Polres Kota Subulussalam pada 10 Agustus 2020 lalu.


Namun, pihak Polres Subulussalam sampai hari ini, kata Ustaz Hambali, belum pernah mengonfirmasi pada pihak keluarga terkait dengan kasus ini.


Indikasi pelarian paksa terhadap Sumiyati, tambah Ustaz Hambali, sangat jelas. Laki-laki yang melarikan ponaannya tersebut, tidak pernah minta izin dan memberi tahu pada pihak keluarga tentang kepergian mereka.


Menurut Ustaz Hambali, berdasarkan keterangan saksi mata, pada Sabtu (1/8/ 2020) pukul 15.00 WIB di tempat Pemandian Sikelang Subulussalam seorang laki-laki mendekati Sumiyati.


Lalu tidak lama, Sumiyati diajak pergi dengan menggunakan sepeda motor Revo warna merah BL 6528 RC.


Diperkirakan Sumiyati dibawa ke arah Banda Aceh. Karena pada Rabu (5/8/2020) ketika dilacak melalui hand phone, mereka terdeteksi sedang berada di Kota Calang, Aceh Jaya.


“Setelah dihubungi kembali hand phonenya tak lagi aktif. Sampai sekarang, mereka tak pulang-pulang,” ujar Ustaz Hambali yang juga pimpinan salah satu pesantren di Aceh Singkil itu.


Ustaz Hambali dan orang tua Sumiyati berharap agar anaknya segera pulang dan kepada pihak kepolisian segera menangkap laki-laki yang menculik anak di bawah umur ini.


Menurut Ustaz Hambali, laki-laki yang melarikan Sumiyati sudah diketahui identitasnya oleh pihak keluarga dan kepolisian Subulussalam. Cepat atau lambat akan tertangkap.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini