ads


ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Dari 1.821 kasus kasus positif Covid-19 per Senin (17/8/2020) di Indonesia, DKI Jakarta berada di urutan pertama dengan jumlah kasus 552, Jawa Timur 336 kasus dan Aceh di peringkat tiga dengan jumlah yang positif terpapar 168 kasus. Khusus Serambi Mekkah, ini angka tertinggi sejak Maret.


Demikian data yang dilansir Tim Gugus Tugas Covid-19 Nasional. Angka tersebut menjadikan Aceh sebagai provinsi paling banyak kasus positif Covid-19 yang dilaporkan hari ini untuk Sumatera. Bahkan mampu mengalahkan Sumatera Utara yang bertambah 17 kasus saja.


Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengingatkan seluruh masyarakat Aceh agar terus menjaga diri supaya tidak terpapar Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.


Nova mengatakan, tingkat risiko penyebaran virus korona di Aceh termasuk yang paling tinggi di Indonesia di mana tingkat kesembuhan yang rendah dan tingkat terpapar tinggi.


“Saya berpesan, tingkat risiko kita termasuk yang paling tinggi untuk saat ini di Indonesia,” kata Nova kepada wartawan usai upacara memperingati HUT ke-75 RI di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin pagi (17/8/2020).


Sementara itu,pada Minggu (16/8/2020) Juru Bicara Pemerintah Aceh sekaligus Juru Bicara Covid-19 Aceh Abdullah Abdul Gani (SAG) melaporkan, ada penambahan angka positif Covid-19 sebanyak 11 kasus pada hari ini, sehingga secara akumulatif kasus Covid-19 Aceh menjadi 875 orang. Distribusinya 570 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan, 277 orang telah dinyatakan sembuh, 28 meninggal dunia.


“Dari 11 kasus positif baru Covid-19 yang dilaporkan hari ini meliputi 8 orang warga Nagan Raya dan tiga lainnya warga Aceh Besar, Aceh Timur, dan Kota Langsa,” rinci SAG.


Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah 9 orang, yang secara akumulatif menjadi 2.402 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.342 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 60 orang masih dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.


Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), juga bertambah 2 orang, hingga secara akumulasi menjadi 190 orang. Dari jumlah tersebut, 19 pasien masih dalam penanganan tim medis dan 166 telah sehat dan 5 orang lainnya meninggal dunia.[]

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini