ads


Banda Aceh (KANALACEH.COM) – GeRAK Aceh akan melakukan pemantauan atas lelang proyek Multy Years Contrack (MYC) guna memastikan proses lelang dilakukan secara fair dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Bahkan GeRAk secara khusus akan menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar melakukan pengawasan atas tender 12 paket pengadaan ruas jalan ini.


“Guna memastikan proses tender dulakukan secara fair dan sesuai ketentuan, kami akan melakukan pemantauan khusus serta menyurati KPK agar melakukan pengawasan khusus atas tender proyek MYC ini,” ungkap Askalani dalam keterangannya, Kamis (27/08).


Proyek multiyears sebesar Rp 2,4 triliun lebih itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020, kini sudah diumumkan melalui situs lpse.acehprov.go.id.


Berdasarkan data dari laman lpse tersebut, terdapat 15 paket proyek multiyears yang sudah diumumkan dengan batas waktu pendaftaran hingga Selasa, 1 September 2020.


Berikut 15 paket proyek multiyears yang sudah dilelang Pemerintah Aceh, pertama peningkatan jalan Peureulak – Lokop – Batas Gayo Lues senilai Rp 223,2 miliar. Peningkatan jalan batas Aceh Timur – Kota Karang Baru Rp 69,8 miliar.


Kemudian, peningkatan Jalan Sinabang – Sibigo Rp 83 miliar, peningkatan jalan batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti Rp Rp 72,6 miliar. Peningkatan jalan Sp Tiga Redelong – Pondok Baru – Samar Kilang Rp 252,7 miliar. Pembangunan Bendung DI Sigulai Kabupaten Simeulue Rp 178,5 miliar.


Selanjutnya, peningkatan jalan Nasreuhe – Lewak – Sibigo sebesar Rp 165 miliar. Peningkatan jalan Trumon – Batas Singkil Rp 139,9 miliar. Peningkatan jalan Trumon – Batas Singkil Rp 139 miliar. Peningkatan jalan Batas Aceh Timur – Pining – Blangkejeren Rp 181,9 miliar.


Peningkatan jalan Blangkejeren – Tongra – Batas Aceh Barat Daya senilai Rp 396 miliar. Peningkatan jalan Peureulak – Lokop – Batas Gayo Lues sebesar Rp 205,8 miliar. Peningkatan jalan Peureulak – Lokop – Batas Gayo Lues Rp 201,9 miliar.


Terakhir proyek peningkatan jalan Jantho – Batas Aceh Jaya dengan anggaran Rp 148,5 miliar dan peningkatan jalan Batas Gayo Lues – Babahroet sebesar Rp 125,4 miliar lebih.


Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sudah menyepakati pembatalan MoU proyek multiyears tahun anggaran 2020-2022 tersebut


Keputusan pembatalan itu diambil dalam rapat paripurna DPRA yang diselenggarakan di gedung utama wakil rakyat tersebut, Rabu, 22 Juli 2020 lalu. [Randi/ril]


View this post on Instagram


Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Seorang pengemudi mobil trailer yang mengangkut alat berat di Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia karena tergilas ban mobil tersebut, pada Rabu (26/8). Kejadian itu terjadi tepat di depan Pintu Tol Blang Bintang – Indrapuri, tempat dimana Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol perdana di Aceh itu. Dirlantas Polda Aceh Komisaris Besar Polisi d***y Sondani mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban bersama rekannya mengemudi mobil trailer, dengan maksud hendak masuk ke jalan tol. Karena jalur masuk ke dalam tol terhalang kabin loket, lalu keduanya masuk lewat jalur keluar gerbang tol. Agar bisa masuk, korban membuka berikade penggalan jalan yang terhalang di sisi kiri pintu keluar Jalan Tol. Namun, setelah melewati penggalan Jalan Tol, korban melompat ke arah belakang mobil, namun terpeleset jatuh tepat di ban belakang dan tergilas mobil trailer yang dikemudikan oleh rekannya. “Setelah mobil melewati penggalan korban langsung lompat ke atas mobil dan terpeleset, sehingga jatuh dan tergilas ban belakang mobil trailer,” ujar d***y. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #jalantol #jalantolsibanceh #korbanjiwa #meninggaldunia #kecelakaan #peresmian #presidenjokowi #gerbangtol


A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on



Posting GeRAK Aceh Surati KPK Untuk Awasi Tender Proyek Multiyears ditampilkan lebih awal di Kanal Aceh.

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini