ads


ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua Fraksi PKS DPRA, Zaenal Abidin, mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengetahui jika kegiatan “Tour Hari Damai Aceh” yang telah dibatalkan pelaksanaannya oleh Badan Reintegrasi Aceh tersebut menggunakan dana refocussing, baik itu melalui pemberitahuan maupun pembahasan bersama.


Bukan hanya itu, DPRA bahkan tidak mengetahui apabila refocussing anggaran yang semula Rp1,7 triliun menjadi Rp2,3 triliun.


Baca: Terbiasa Touring Berbayar, Ketua IMBI Aceh Sebut Pihaknya Tak Mengemis BBM ke BRA


“Dana refocussing tidak pernah dibahas di DPRA. Bahkan DPRA sudah menyurati Plt Gubernur Aceh berkenaan dengan refocussing anggaran Rp1,7 triliun, tetapi tidak ada balasannya,” kata Zaenal saat dihubungi aceHTrend dan dimintai komentarnya terkait kegiatan di atas yang semula menggandeng Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Aceh.


Ia tambahkan, pihaknya juga baru mengetahui tentang anggaran refocussing yang tiba-tiba bertambah menjadi Rp2,3 triliun.


“Kita awalnya hanya tahu dana refocussing Rp1,7 triliun. Namun, akhirnya sekarang sudah mencapai Rp2,3 triliun. Sedangkan mengenai anggaran touring damai di BRA pun tidak ada pembahasannya di DPRA, tiba-tiba juga kami dapat info dari media cetak dan online,” katanya.


Baca: Dari Refocusing (Anggaran BRA) RP305 Juta Menjadi Dana Touring Motor Gede


Menurutnya, sikap Pemerintah Aceh saat ini dianggap menutup-nutupi anggaran refocussing sebesar Rp1,7 triliun yang sejak awal telah menjadi pertanyaan DPRA maupun publik digunakan untuk apa saja. Namun, belum ada jawabannya dan sekarang sudah bertambah lagi angkanya.


“Intinya Pemerintah Aceh terkesan tertutup kepada DPRA berkenaan dengan dana tersebut, dan ini merupakan preseden buruk tata kelola pemerintahan,” jelasnya.


Untuk menindaklanjuti dilema anggaran refocussing yang terjadi dengan eksekutif, pihaknya akan bermusyawarah bersama fraksi yang ada di DPRA untuk mengambil sikap.


“Kita akan musyawarahkan dengan para ketua fraksi di DPRA, mengenai langkah apa yang akan dilakukan ke depan. Hari ini saya coba minta surat pimpinan DPRA berkenaan dengan dana recofussing,” ujarnya.


Untuk kegiatan touring damai itu Zainal meminta agar ditinjau kembali, tetapi kegiatan itu pun sudah dibatalkan setelah mendapat sorotan tajam dari masyarakat.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini