ads


ACEHTREND.COM, Meulaboh – Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Basri Efendi mengatakan untuk mewujudkan hukum syariat Islam di Aceh agar terjaga dengan baik, perlunya perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh ke depan.


Hal tersebut disampaikan Basri Efendi, MH MKn saat mengisi webinar yang diadakan oleh Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh via Zoom, Kamis (6/8/2020).


Basri menuturkan, penerapan hukum syariat Islam di Aceh belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat karena belum berjalan dengan semestinya.


“Untuk wujudkan hukum Islam yang sejahtera di Tanah Rencong, perlu memperhatikan dua hal penting yaitu segi kultural dan struktural,” katanya.


Ia menjelaskan, secara kultural dari segi kesadaran masyarakat untuk menjalankan penerapan hukum tersebut sangatlah berpengaruh, terlebih generasi saat ini bukanlah generasi yang memahami ajaran Islam secara kuat.


Sedangkan secara struktural, sambung Basri, masih banyak yang harus dibenahi, dan juga dukungan dari pemerintah daerah yang harus menguatkan aturan kepada aparatur pemerintah daerah untuk mematuhi hukum sebagai bentuk suri tauladan bagi masyarakat.


“Mulailah dari diri kita sendiri, keluarga, masyarakat harus diperkuatkan kesadarannya untuk penerapan hukum syariat Islam,” Tegasnya.


Webinar yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) bersama Unit Pelaksana Teknis Teknologi, Informasi dan Pangkalan Data (UPT-TIPD) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh itu bertema “Quo Vadis Sistem Hukum Islam di Aceh”. Menghadirkan dua narasumber kedua, Zaki Ulya MH, dosen Fakultas Hukum Universitas Samudera, Kota Langsa.


Zaki Ulya menjelaskan, kini syariat Islam memegang peranan penting bagi kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang protokol kesehatan.


“Sejak dahulu Islam telah mengajarkan tentang bersuci, yang sangat sesuai dengan keadaan masyarakat sekarang,” ujarnya


Ia berharap, pemerintah dapat menerapkan aturan-aturan dalam Qanun Aceh sehingga masyarakat Aceh tidak kehilangan budaya syariah yang sudah ditetapkan sejak lama.


Sementara itu, Mukhsinuddin MM selaku Kepala Jurusan Syariah dan Ekonomu Islam menguapresiasi atas terlaksananya webinar sesi keenam ini dan terima kasih kepada pemateri atas pemikiran dan ilmu yang telah disampaikan tentang hukum syariat Islam di Aceh saat ini.


“Semoga hukum syariat Islam di Aceh terus berjalan dengan baik dan lebih terstruktur lagi agar masyarakat taat akan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini