ads


Suasana dalam minggu-minggu terakhir ini cukup membuat masyarakat Aceh khawatir. Betapa tidak, Aceh yang tadinya masih tergolong zona aman Covid-19, kini kasus terinfeksi virus corona kian melonjak. Setiap hari ada saja yang dilaporkan terinfeksi virus corona. Terlebih saat beredar rumor bahwa banyak yang tidak percaya pada pandemi Covid-19 sehingga banyak yang abai dan tidak metaati protokol kesehatan.


Akibatnya jumlah orang yang terinfeksi virus corona kian bertambah. Sebagaimana yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media, Kamis (6/8/2020) bahwa jumlah kumulatif Covid-19 sejak 26 Maret hingga 6 Agustus 2020, pukul 17.00 WIB di Aceh, menembus angka 500, yakni sebanyak 537 orang.


Kondisinya, sebanyak 377 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan Covid-19 atau isolasi mandiri, 141 orang sudah sembuh, dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, lanjutnya, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.360 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.330 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 30 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.


Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 146 orang. Dari jumlah tersebut, 7 PDP dalam perawatan, 135 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 4 orang lainnya meninggal dunia.


Dengan jumlah tersebut, kita semua harus berperan aktif untuk membatasi penyebaran Covid-19 di bumi Aceh ini. Nah, bagaimanakah langkah yang harus dilakukan untuk membatasi lonjakan kasus terinfeksi Covid-19?


Berikut beberapa cara mencegah penularan Covid-19 yang angkanya kian hari semakin melambung.


1. Jaga Pertahanan Sistem Imun
Virus corona dan virus lainnya punya satu kesamaan. Virus bersifat self limiting disease, alias bisa mati dengan sendirinya. Lalu, bagaimana cara membunuh virus tersebut?
Singkatnya, kalau daya tahan tubuh baik, maka tubuh akan melawan virus tersebut. Lalu, bagaimana mana cara meningkatkan sistem imun?
• Istirahat yang cukup. Orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur 7-8 jam dan remaja sekitar 9-10 jam.
• Perbanyak makan sayur dan buah. Kandungan vitamin dan mineral sayur dan buah memperkuat sistem imun tubuh.
• Hindari Stres. Stress yang tidak terkendali dan berkepanjangan bisa meningkatkan hormon kortisol. Dalam jangka panjang hormon kortisol ini bisa menurunkan sistem imun.
• Hindari rokok dan alkohol. Paparan asap rokok dan alkohol secara berlebih dapat merusak sistem imun.
• Rutin berolahraga. Direkomendasikan untuk berolahraga 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki.


2. Rutin Mencuci Tangan
Demi kebaikan diri dan orang lain, jangan pernah bosan dan malas mencuci tangan. Cucilah tangan setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air, atau pembersih tangan dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen. Kapan waktu yang tepat mencuci tangan?
• Sebelum memasak atau makan.
• Setelah menggunakan kamar mandi.
• Setelah menutup hidung saat batuk atau bersin.
• Setelah memegang barang-barang yang umumnya sering disentuh banyak orang, seperti gagang pintu, ponsel, dan tombol lift.


3. Jangan Menyentuh Mata, Hidung, dan Mulut
Untuk mencegah penularan virus corona, jangan sekali-kali menyentuh mata, hidung, atau mulut saat tangan dalam keadaan tidak bersih. Ingat, penularan virus corona bisa terjadi ketika tangan menyentuh barang yang terkontaminasi virus, dan kemudian menyentuh mata atau wajah.


4. Hindari Tempat Keramaian
Pertimbangkanlah untuk mengambil langkah pencegahan ekstra. Contohnya, menghindari tempat keramaian bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun (lansia). Menurut riset dari pemerintah Tiongkok, lansia dan pengidap penyakit kronis, memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.


5. Isolasi Diri saat Sakit
Untuk mencegah penularan virus corona, sebaiknya jangan bepergian atau berkumpul dengan teman atau keluarga, bila dirimu dalam keadaan sakit. Apalagi bila sakitnya menunjukkan gejala-gejala Covid-19.
Lakukanlah isolasi diri secara mandiri di rumah. Ingat isolasi diri ini hanya direkomendasikan untuk gejala awal corona seperti sakit tenggorokan ringan. Andaikan gejala tidak membaik, bahkan semakin berkembang, segeralah temui dokter atau petugas kesehatan untuk penanganan yang tepat.


Gunakanlah masker untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona ke orang lain saat pergi ke klinik atau rumah sakit. Bila pergi keluar dalam keadaan sakit, hindarilah transportasi umum untuk mencegah penyebaran virus.


6. Selalu Kenakan Masker
Selalu pakai masker, terutama apabila sedang sakit. Pastikan menggunakannya dengan benar. Penggunaan masker bagi orang sakit bisa meminimalkan risiko penyebaran virus bagi orang lain di sekitarnya. Untuk mereka yang merasa sehat, kenakan masker kain seperti yang dianjurkan pemerintah dan tenaga medis.


7. Ingat, Batuk ada Etikanya
Ketika batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung menggunakan lekukan siku atau tisu. Kemudian, buanglah tisu tersebut ke tempat sampah yang tertutup.


8. Persiapkan Obat dan Disinfektan
Pastikan kamu memiliki persediaan obat-obatan dandisinfektan di rumah. Bila anggota keluarga ada yang sakit, berilah obat pereda gejala yang dijual bebas, kemudian segera temui dokter di rumah sakit. Sedangkan disinfektan bertujuan untuk membersihkan permukaan benda yang terkontaminasi virus dari orang sakit.


Menurut riset, virus corona terbaru atau SARS-CoV-2 bisa bertahan di permukaan benda, selama beberapa jam hingga hitungan hari. Bersihkan benda-benda yang rawan dihinggapi virus secara teratur. Misalnya gagang pintu, ponsel pintar, pegangan tangga, hingga telepon.


Itulah delapan langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencegah lonjakan kasus infeksi virus corona. Bila semua orang sadar diri dan mau melakukan hal tersebut, insyaallah virus yang sudah meresahkan banyak orang ini akan meninggalkan bumi kita.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini