ads


Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Plt Camat Ulee Kareng Wahyudi, mengatakan setiap orang yang datang dari luar Aceh dan masuk ke wilayah gampong di Kecamatan Ulee Kareng, agar melakukan rapid test.


Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh agar setiap kecamatan dan keuchik waspada terhadap tamu yang datang dari luar daerah.


Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut ke keuchik di setiap gampong terkait pengawasan Corona. Ini dikarenakan tim gugus tugas Covid-19 gampong yang paling pertama dapat mengawasi aktivitas masyarakatnya.


“Bagi tamu yang hendak datang ke wilayah kita harus melampirkan surat negatif Covid-19. Jika tidak ada surat, silahkan lakukan rapid test secara mandiri,” katanya, Kamis (16/7).


Ia menambahkan, bahwa selama ini juga setiap masyarakat yang ingin masuk ke gampong selalu melapor ke pihak keuchik terlebih dahulu.


“Biasanya yang datang ke wilayah kita adalah keluarga dari warga kita, dan warga di sini yang melaporkan ke keuchik saudaranya akan datang ke sini. Kemudian keuchik akan menjelaskan agar mengikuti peraturan yang sudah ada. Kita arahkan sebelum pulang untuk melakukan rapid test di sana, kalau tidak sempat, maka saat tiba disini mereka harus rapid tes terlebih dahulu baru boleh tinggal dikampung,” ungkapnya.


Lanjutnya, bahwa jikapun sebuah keluarga yang masuk ke gampong tidak melapor. Biasanya tetangganya akan tetap malapor. “Kalau sudah begitu, biasanya aparatur gampong yang akan turun untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman terhadap mereka,” ujarnya.


Langkah-langkah tersebut sudah lama dilakukan oleh seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Ulee Kareng. Sehingga sampai saat ini Kecamatan Ulee Kareng masih nol untuk kasus Covid-19.


“Kami harapkan bagi masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dan siapapun yang masuk ke kawasan gampong yang ada di Kecamatan Ulee Kareng diharapkan untuk melakukan rapid test terlebih dahulu,” ucapnya. [Randi/rel]


View this post on Instagram


Jakarta (KANALACEH.COM) – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menemui Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Esam Abid Althagafi, guna membahas penambahan kuota untuk calon jama’ah haji asal Aceh. Selain memiliki hubungan historis, panjangnya daftar tunggu calon jama’ah haji asal Aceh menjadi alasan mendasar bagi Aceh untuk mendapatkan penambahan kuota haji. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Gubernur Aceh usai bertemu dengan Dubes Arab Saudi Esam Abid Althagafi, di Kedutaan Besar Arab Saudi, di Jakarta, Kamis (16/7). “Dalam pertemuan tadi, kita membahas tentang penambahan kuota haji untuk jama’ah calon haji asal Aceh. Daftar tunggu kita mencapai 30 tahun, jadi kuotanya harus lebih besar karena persentase calon jama’ah haji kita lebih besar jika dibandingkan dengan provinsi lain. Apalagi, Aceh memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan ibadah haji sendiri dalam bingkai NKRI. Hal ini sesuai UUPA 11 tahun 2006 dan UU44 tahun 1999. Nantinya, kita akan menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama RI,” kata Nova. Sebagaimana diketahui, sambung Nova, kekhususan tentang penyelenggaraan ibadah haji Aceh tertuang dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006, tentang Pemerintahan Aceh dan UU Nomor 44 Tahun 1999, tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh. “Dalam pertemuan tadi, kondisi ini sudah kita sampaikan. Kita tentu berharap agar Dubes Arab Saudi segera menyampaikan kondisi calon jama’ah haji asal Aceh ini kepada pemerintah Arab Saudi dan Raja Salman, juga pihak terkait, sehingga pihak Arab Saudi menambahkan kuota haji bagi masyarakat Aceh. Selengkapnya klik disini www.kanalaceh.com atau swipe story #bandaaceh #acehbesar #acehjaya #acehbarat #naganraya #abdya #acehselatan #subulussalam #acehsingkil #pidie #pidiejaya #bireuen #acehutara #lhokseumawe #acehtimur #langsa #acehtamiang #gayolues #acehtengah #benermeriah #sabang #dubes #saudiarabia #timurtengah #kuotahaji #ibadahhaji #baitullah #makkah #istimewa #calonjamaahhaji #kuotahaji


A post shared by Kanal Aceh (@kanalacehcom) on



Posting Tamu Dari Luar yang Masuk Wilayah Ulee Kareng Harus Rapid Test ditampilkan lebih awal di Kanal Aceh.

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini