ads


ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Jajaran Satresnarkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu dengan total berat 47,20 gram/bruto. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (13/7/2020) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.


Penangkapan itu dilakukan di dua tempat, yakni di sebuah rumah di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu dan Gampong Blang Ado, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.


Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melaui Kasat Narkoba Iptu Ferdian Chandra, mengatakan ada sebuah rumah yang terletak di Gampong Ulee Madon Kecamatan Muara Batu sering dijadikan tempat transaksi jual beli sabu.


“Tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi sesuai informasi diterima. Setiba di lokasi petugas langsung mengamankan seorang laki-laki berinisial AN (25) di rumah itu yang berasal dari Gampong Sido Muliyo Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara,” kata Ferdian saat dikonfirmasi aceHTrend, Selasa (14/7/2020)


Lanjutnya, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti satu buah kantong plastik warna biru yang di dalamnya ada satu buah plastik transparan yang terbungkus dengan tisu yang berisi satu paket sabu, tiga paket berukuran besar, satu buah pipet plastik yang sudah diruncingkan dan satu handphone.


Ferdian menjelaskan, dari keterangan AN, barang haram itu didapatkan dari AD yang kini berstatus DPO yeng berdomisilai di Gampong Blang Ado Kecamatan Kuta Makmur. Kemudian, petugas langsung bergerak ke lokasi itu dan kembali mengamankan satu orang laki-laki di sebuah rumah berinisial BIR (31) asal Gampong Crok, Kecamatan Nisam, Aceh Utara.


“Adapun barang bukti ditemukan dari BIR berupa dua unit handphone miliknya, sedangkan dari hasil interogasi yang kami lakukan,sabu itu didapatkan itu dari Z (DPO) warga Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara,” kata Ferdian.


Menurut pengakuan dua pelaku, kata Ferdian, barang bukti yang diamankan itu milik mereka. “Untuk saat ini kedua pelaku sudah kita amankan di Polres Lhokseumawe untuk dimintai keterangan lebih lanjut, sedangkan pelaku yang ditetapkan DPO masih dilakukan pengejaran,” pungkasnya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini