ads


ACEHTREND.COM, Redelong – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute Bener Meriah menutup sementara seluruh pelayanan rumah sakit setempat menyusul adanya 13 tenaga medis yang terpapar Covid-19.


“Dari 13 tenaga medis itu terdiri atas tiga dokter dan sepuluh lainnya perawat dan bidan,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Riswandika Putra, saat dikonfirmasi aceHTrend, Rabu (29/7/2020).


Dia mengatakan, tenaga medis itu terpapar Covid-19 dari salah satu pasien berinisial BS (24) yang sudah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Maka itu, pihaknya akan melakukan penelusuran siapa saja tenaga medis yang kontak erat dengan pasien untuk dilakukan swab.


“Kami akan melakukan sterilisasi di seluruh ruangan dan penutupan akan direnacanakan selama tiga hari, sedangkan untuk poli kesehatan akan dilakukan penutupan selama 14 hari sesuai masa inkubasi virus Covid-19,” ujarnya.


Riswandika menyebutkan, sebagian tenaga medis menjalankan isolasi mandiri di rumah. Namun, jika kondisi rumah mereka tidak memungkinkan, pihak rumah sakit juga sudah menyiapkan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Bener Meriah untuk tempat isolasi mandiri.


“Untuk saat ini tenaga medis ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan di gedung BLK. Untuk saat ini mereka belum kita rawat di rumah sakit karena belum ada hasil test swab,” ujarnya.


Sedangkan untuk pelayanan di rumah sakit kata Riswandika, nanti akan diarahkan ke puskesmas yang ada di Pante Raya, Lampahan, dan Bandar, khusus dibuka untuk darurat.


“Kita mengharapkan kepada masyarakat tetap tenang dan melaporkan kejujuran mereka tentang riwayat perjalanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Serta jika ada keluarga yang pernah kontak erat dengan pasien untuk segera melapor,” pungkasnya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini