ads


ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Bardan Sahidi dari Fraksi PKS memilih walk out (WO) dari ruang Rapat Paripurna Pertama DPRA tahun 2020, yang salah satu agendanya terkait penyampaian rekomendasi DPRA terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun 2019.


Rapat penyampaian rekomendasi DPRA terhadap LKPJ Gubernur Aceh 2019 yang digelar Jumat (24/7/2020) tidak dihadiri oleh Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah. Bardan Sahidi kecewa karena menurutnya, Nova sudah dua kali tidak hadir di rapat bersama wakil rakyat pada bulan ini.


Politisi asal Tanoh Gayo itu memilih meninggalkan ruang rapat ketika Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin bersiap melanjutkan agenda sidang kedua yaitu penyerahan dokumen rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021.


Bardan Sahidi melakukan interupsi, ia mempertanyakan keberadaan Plt. Gubernur Aceh, karena selama ini jarang hadir dalam sidang-sidang paripurna dewan yang diselenggarakan DPR Aceh.


Menurut Bardan, Plt Gubernur Aceh dua kali mangkir pada bulan Juli. Pertama pada 22 Juli 2020. Padahal itu agenda penting terkait pembentukan tim pansus dan pembatalan MoU proyek multiyears tahun jamak 2019-2022.


“Kemarin tak hadir. Pada hari ini dilanjutkan dengan sidang paripurna tentang pnyampaian rekomendasi DPRA terhadap LKPJ 2019, Pak Plt juga tidak hadir. Padahal, karena Aceh tidak memiliki gubernur, maka Plt dapat hadir mendengarkan rekomendasi DPRA,” ujar Bardan.


Lebih lanjut Bardan menjelaskan, harusnya rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2021 disampaikan oleh kepala pemerintah. Karena ini merupakan agenda penting menyangkut hajat hidup lima juta rakyat Aceh.


“Maka jika penyerahan KUA-PPAS dilanjutkan tanpa kehadiran Plt Gubernur dengan sangat menyesal saya walk out dari ruangan ini,” ujar Bardan Sahidi sembari melepas jas dan melangkah keluar.


Sidang penyerahan KUA-PPAS tahun anggaran 2021 tetap dilanjutkan. Plt Gubernur Aceh diwakili oleh Asisten III Pemerintah Aceh Bukhari.[]

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini