ads


MENTERI Dalam Negeri Muhammad t**o Karnavian melantik Dr Drs Safrizal ZA MSi sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri. Putra kelahiran Banda Aceh itu dilantik pada Senin (27/7/2020).


Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah atas nama Pemerintah Aceh melalui akun Twitter langsung mengunggah foto ucapan selamat kepada Safrizal pada Senin sore.


“Pemerintah Aceh mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Dr Drs Safrizal ZA MSi sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” demikian keterangan yang disampaikan Nova dalam ucapan itu.


Dilantiknya putra Aceh tersebut sebagai salah satu pejabat di Kemendagri tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Mengenai jejak karier Doktor Safrizal pun menjadi perbincangan publik.


Safrizal merupakan putra pasangan Zakaria Ali dan Ainun Yusuf. Usai menamatkan pendidikan di SMA N 3 Banda Aceh, Safrizal melanjutkan pendidikan ke STPDN Jatinangor, dan melanjutkan ke IIP Jakarta. Ia juga mengambil program doktoral di jakarta. Pada pertengahan 2019, putra Aceh kelahiran Banda Aceh 1970 tersebut menyelesaikan Pendidikan Doktor pada IPDN dengan prestasi yang membanggakan.


Safrizal mengawali karier sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dengan jabatan sebagai Lurah Kota Lhokseumawe tahun 1994. Ia kemudian menjadi sekretaris Camat Kecamatan Makmur Kabupaten Aceh Utara tahun 1998.


Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan Safrizal muda terlibat aktif dalam persiapan pemekaran Kabupaten Bireun, mulai dari tahap awal hingga Bireuen menjelma menjadi sebuah daerah kabupaten yang otonom. Di Bireuen ia pernah menduduki posisi Kasubbag Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada tahun 2000.


Pada tahun 2001 Safrizal hijrah ke Jakarta tepatnya ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Mengawali debut karier sebagai Kasi Aceh dan DKI Jakarta-Subdit Otonomi Khusus Ditjen Otda Depdagri.


Serangkaian tour of duty di lingkungan Kemendagri telah dijalaninya, sehingga membuatnya menjadi lebih matang dan kaya akan pengalaman tentang manajemen pemerintahan. Khususnya yang berkaitan langsung dengan tata kelola pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus), seperti Aceh, DKI, DIY dan Papua sebagai Direktur penataan daerah dan Otonomi Khusus pada tahun 2016. Berikutnya, selaku kepala pusat Inovasi daerah yang berkecimpung agar daerah berkreasi dalam menjalani roda pemerintahannya.


Setelah diwisuda sebagai doktor dalam bidang Ilmu Pemerintahan di almamaternya (IPDN), Dr Safrizal ZA, MSi mengemban amanah sebagai Direktur Manajemen Bencana dan Kebakaran pada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Selama memangku jabatan tersebut Safrizal juga dipercaya sebagai salah seorang wakil Kemendagri dalam Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19.


“Pikiran dan ide telah sangat banyak disumbangkannya terkait dengan penanganan Covid-19 di Indonesia termasuk menyusun tiga buku pedoman yang menjadi panduan penanganan Covid-19 oleh pemerintahan daerah,” kata Iswanto melalui siaran pers yang diterima aceHTrend.


Setelah melalui serangkaian proses seleksi yang panjang dan ketat, Menteri Dalam Negeri Muhammad t**o Karnavian, menjatuhkan pilihannya dan melantik putra Aceh Kelahiran Banda Aceh tersebut untuk memimpin Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.


“Kita semua selaku masyarakat Aceh, tentunya menaruh harapan di pundaknya untuk membantu percepatan koordinasi pembangunan Aceh di masa yang akan datang,” kata Iswanto.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini