ads


ACEHTREND.COM, Langsa – Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, menegaskan, dalam pengurusan kenaikan pangkat aparatur sipil negara (ASN) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Langsa tidak boleh ada praktik pungutan liar (pungli).


“Kalau ada pungli segera laporkan kepada kami karena ini termasuk perbuatan yang tidak terpuji,” sebut Wakil Wali Kota saat apel penyerahan SK kenaikan pangkat golongan III/d di halaman Kantor BKPSDM Kota Langsa, Selasa (21/7/2020).


Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Usman Abdullah-Marzuki Hamid, tidak boleh ada pengutipan apa pun saat pengurusan pangkat bagi ASN. Hal ini menurutnya sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik KKN sebagai benalu sosial.


Selain itu, ASN juga harus menjadi contoh yang baik dalam masyarakat yang selama ini mungkin dikenal dengan stigma buruk seperti pemalas, kurang disiplin, serta melakukan praktik korupsi.


“Mari kita hilangkan stigma buruk itu. Tunjukkan bahwa kita sebagai pembawa perubahan di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.


Namun, katanya, hal yang paling penting bagi para ASN yang baru mendapat kenaikan pangkat adalah dapat meningkatkan kualitasnya, semangat, koordinatif, dan loyalitas kepada semua unsur.


“Untuk mendapatkan promosi jabatan tentu akan dilihat dari kualitas, semangat dalam bekerja, mudah berkoordinasi serta loyal baik kepada atasan, mantan atasan, stakeholder, termasuk hubungan baik dengan sesama di instansi masing-masing,” pungkasnya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini