ads


ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pengusaha sekaligus anggota DPRK Kota Sabang, Marwan, mendatangkan tiga unit kapal cepat baru untuk melayani penyeberangan ke Sabang dan Pulo Aceh. Salah satunya kapal cepat bernama Putri Anggraini 02 yang memiliki bodi kembar sebagaimana tampak saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Selasa sore (16/6/2020).


Dua kapal cepat lainnya, yakni Putri Anggraini 01 dan Ceria Indomas masih berada di Batam. Bila kondisi normal segera dibawa ke Aceh untuk melayani rute tersebut.


“Selama ini banyak masyarakat mengeluh kepada kami di Sabang soal penyebrangan laut, kebetulan saya sebagai anggota DPRK Sabang, timbul keinginan bagaimana momentum ini harus saya ambil, dan proses ini saya ikuti dengan komitmen saya, bahkan pernah saya surati pihak BPKS untuk minta sewa kapal dedap,” kata Marwan kepada sejumlah wartawan di Banda Aceh.


Namun, karena kondisi tersebut terus berlarut-larut Marwan pun mencoba alternatif lain dan menjalin kerja sama dengan pengusah di Batam untuk pengadaan kapal cepat baru tersebut.


“Proses ini berjalan lebih kurang cuma enam bulan, mulai dari proses administrasi kita ikuti semua, mungkin berkat doa-doa dari masyarakat Aceh, alhamdulillah putra daerah sekarang mempunyai transportasi sendiri,” jelasnya.


KM Anggraini 02

Menurutnya, kalau ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, khususnya otoritas Sabang, maka dalam jangka waktu dua bulan ke depan, akan memasukkan lagi kapal Anggraini 01 dan Ceria Indomas ke Aceh.


“Saat ini yang sudah kita masukkan adalah Angraini 02. Namun, kita masukkan izin trek langsung untuk tiga kapal, saya harus membuktikan mampu kita lalui, sengaja saya bawa kapal tersebut untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat, baik dari fisik kapal dan begitu juga dengan harga, cuma harga saya tidak bisa memberikan jawaban itu bukan otoritas saya,” katanya.


Marwan menambahkan, untuk kapal Putri Anggraini 02 berkapasitas 186 penumpang. Saat ini karena kondisi belum normal hanya berlayar satu kali saja sehari pergi pulang dengan rute Sabang–Banda Aceh.


“Kalau keadaan sudah normal nanti akan didatangkan dua kapal cepat lainnya, yaitu Putrie Anggraini 01 dengan Ceria Indomas yang menampung 150 penumpang, yang direncanakan rutenya Ulee Lheue ke Pulo Aceh pulang pergi. Mungkin nanti akan dibuat oleh pihak BPKS treknya segitiga, yaitu dari Ulee Lheu ke Pulo Aceh dan lanjut ke Sabang untuk trip kapal cepat Ceria Indomas, tapi kalau Putri Anggraini itu semua rutenya Sabang ke Banda Aceh.”


Kapal cepat ini sambungnya, akan beroperasi setelah dipeusijuek bersama masyarakat Sabang di Balohan. Ini merupakan hajatan dengan masyarakat Sabang, sekaligus memberikan santunan untuk anak yatim dari tiga gampong di kawasan Sabang, setelah ditepungtawari kapal Anggraini 02 langsung beroperasi direncanakan Sabtu mendatang.


Untuk pemotongan pita peresmian direncanakan akan dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh setelah dua kapal baru lainnya sudah tiba di Aceh.


“Untuk kapal yang melayani rute Pulo Aceh itu direncanakan tanggal 2 Juli nanti akan berlayar, karena sekarang sedang proses memperbaharui surat doking, yang lama telah habis masanya. Kalau ini berjalan baik, rutenya juga akan ditambah, bahkan hingga ke Peneng, Malaysia, karena ini style saya, meskipun ini kapal penumpang juga bisa menjadi kapal barang, untuk proses ekspor impor, seperti rute Peneng, itu tidak mesti penumpang, barang juga kita angkut,” katanya.


Oleh karena itu kata Marwan, butuh dukungan semua pihak, agar putra Aceh bisa juga mengelola penyebrangan Sabang Aceh dan Pulo Aceh, kalau untuk saat ini dukungan masyarakat Sabang sangat luar biasa.


“Surat menyurat yang dilengkapi berupa surat dukungan dari DPR, rekomendasi dari Bupati Aceh Besar, rekomendasi dari Wali Kota Banda Aceh, semua sudah ada sebagai faktor pendukung, kalau syarat administrasi lainnya tentu sudah siap semua,” katanya.[]


Editor : Ihan Nurdin

ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini