ads



Tribunbarat.com BANDA ACEH – Sejumlah warga yang tinggal di komplek asrama PHB Lampriet, Kuta Alam, Banda Aceh dikejutkan dengan kobaran api dan membakar sebagian rumah,  Minggu (29/9/2019). Warga langsung memberikan bantuan, sambil petugas pemadam kebakaran tiba.
Sembilan rumah berkontruksi semi permanen terbakar hebat di kawasan Asrama PHB TNI AD Gampong Bandar Baru (Lampriet), Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Ahad sore (29/9/2019).
Informasi yang diperoleh AcehNews. Net dari warga setempat, tiba-tiba api membesar dari salah satu rumah dan dengan cepat merambat ke rumah lainnya. Diduga, kebakaran terjadi karena arus pendek listrik di salah satu rumah yang ditempati Supiah yang diketahui sebagai PNS Puskopat.
Menurut informasi lainnya dari Kabid Darurat dan Logistik BPBA, M Syahril, sembilan rumah yang terbakar diketahui milik Serka Eka, Letda Iskandar, Serka Agus, Anhar Deli, Serda Irfan, Sertu Yusuf, Serma Rusdianto serta Supiah, dan Darinah.
“Delapan unit armada damkar milik DPKP Kota Banda Aceh yang dibantu dengan dua unit damkar Aceh Besar dan dua unit mobil tangki penyuplai air milik TNI Bekangdam IM, memadamkan api di rumah yang terbakar tersebut, ” ujarnya.
Meski petugas damkar sempat kesulitan memadamkan api karena padatnya masyarakat di lokasi kejadian, api yang membakar sembilan rumah tersebut akhirnya dapat dipadamkan. Salah satu petugas damkar mengalami luka ringan karena tertancap paku saat melakukan tugasnya.
“Sembilam rumah rusak berat, diduga kebakaran karena korseleting listrik yang terjadi di salah satu rumah,” tambahnya.
Sementara, informasi lain yang diterima AcehNews. Net dari Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono, diketahui sebelumnya terdengar ledakan di salah satu rumah tersebut sehingga rumah terbakar dan merambat ke rumah yang lainnya.
“Kebetulan rumah itu dalam keadaan tak berpenghuni, kemudian warga melihat api sudah menyala dan membesar. Warga meminta pertolongan dari tetangga untuk mencoba memadamkan api dan kemudian langsung menghubungi pihak terkait,” ungkapnya.
Atas kejadian ini, diperkirakan kerugian materi mencapai hingga Rp3 miliar.  Dan ‘si jago merah’ dapat dipadamkan sekitar pukul 18.45 WIB. “Kemungkinan besar kebakaran ini berawal dari arus pendek listrik,” kata Kapolsek.
Serka Eka, Serda Irfan, dan Sertu Yusuf diketahui bertugas di Kodim IM. Sementara Letda Iskandar bertugas di Paldam IM, Serka Agus bertugas di Kesdam, Serma Rusdianto bertugas di Kodam IM.
Kemudian, Supiah dan Darinah diketahui bertugas di Puskopat dan Kesdam IM yang berstatus sebagai PNS serta Anhar Deli merupakan Purnawirawan tentara. (Teks: Hafiz Photo: Ist)
ads
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini