Tribunbarat.com, Lhokseumawe-Aceh. Untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap menolak narkoba bagi peserta didik, BNN Kota Lhokseumawe menggelar program "Sawee Sikula" di SD Negeri 1 Kacamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, pada Rabu (31/07/19). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 Wib s.d selesai di halaman sekolah setempat serta diikuti oleh 400 orang murid juga dewan Guru.


Kepala BNN Kota Lhokseumawe, AKBP. Fakhrurrozi, S.H melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, S.STP kepada jurnalis media ini menegaskan, pentingnya membekali peserta didik sedini mungkin informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan mengingatkan mereka untuk tidak terpengaruh dengan bujuk rayu siapaun yang menggiring mereka menjadi pecandu. "sekarang narkoba sudah mulai melirik anak sekolah usia SD, kita harus waspada jangan sampai mereka menjadi korban", ingat Iqbal.


Kegiatan "Sawee Sikula" ini bersifat edukasi, lanjut Iqbal. Oleh karena demikian kami senatiasa memberikan informasi, pemahaman dan pengetahuan kepada Murid melalui pemutaran videotron animasi meraih cita-cita tanpa narkoba, Adit Sopo Jarwo, dan Kapten Benn.  Video ini bercerita tentang modus operandi kejahatan narkoba yang dikemas melalui jenis makanan dan minuman yang terindikasi mengandung bahan kimia berbahaya/ narkoba. Peserta didik dan juga para Guru diharapkan lebih waspada jika ada orang asing menawarkan atau memberikan sesuatu baik makanan ataupun minuman agar segera menolak, karena bisa jadi itu adalah bentuk lain dari upaya meracuni otak anak, "jangan mudah terima pemberian orang yang tidak dikenal, lapor ke Guru bila mereka paksa", sambung Iqbal meyakinkan.


Kepala SD Negeri 1 Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Mahmud, S.Pd sangat mengapresiasi program pencegahan yang dilaksanakan oleh BNN Kota Lhokseumawe dengan memperkenalkan secara dini informasi tentang bahaya narkoba kepada peserta didik, dengan harapan para Murid akan mendapatkan bekal informasi dan sikap waspada terhadap masifnya upaya peredaran narkoba dewasa ini. Om Bil).


Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini