Tribunbarat.com - Zul Afrizal, S.Pd.I, M.A atau yang lebih dikenal dengan Joel Pasee, seorang pelaku seni yang selama ini gencar melestarikan seni tradisional Aceh, Selasa (31/8) mengunjungi Komunitas Rapa'i Raja Buwah yang sudah berdiri sejak 300 tahun yang lalu. Komunitas ini akan tampil menyambut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada pembukaan acara Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang akan berlangsung pada tanggal 5 Agustus 2018 di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh.

Rapa'i Pasee merupakan seni gendang traditional asli wilayah Lhokseumawe yang digunakan pada masa kerajaan Samudera Pasai untuk menyambut para tamu dan raja. Dalam beberapa tahun kebelakang, Rapa'i ini hanya dimainkan di seputaran desa dan kecamatan saja, akan tetapi keberadaan Rapa'i tersebut pelan-pelan sekarang sudah mulai dikenal di tingkat nasional bahkan internasional. Ciri khas Rapa'i Pasee adalah digantung dan benbentuk lebih besar dibandingkan dengan Rapa'i lainnya.

Joel Pasee, yang juga merupakan pegawai di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe, dalam kunjungannya ditemani oleh Kasi Pengembangan Sumber Daya dan Peran Serta Masyarakat, Salman, M.Tesol, adalah bermaksud silaturrahmi dengan Syeh (panggilan untuk pimpinan tim Rapa'i) juga untuk melihat perkembangan sejauh mana sudah persiapan untuk menghadapi even tersebut.

 Joel Pasee mengatakan kalau seni Rapa'i merupakan identitas musik Aceh yang harus dilestarikan supaya tidak kehilangan ciri khas sebagai bangsa yang kaya akan budaya.

"Saya sebagai salah satu pelaku seni di daerah pasee bertanggung jawab untuk melestarikan, apalagi pasee (red. Lhokseumawe dan Aceh Utara) telah diresmikan sebagai sentral Rapa'i di Aceh oleh Bapak Reza Pahlevi, Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Aceh tahun lalu" Tambah Joel Pasee.
Beliau menambahkan agar kiranya generasi muda sekarang mengambil peran dalam mengkaji ulang potensi seni budaya dan melestarikannya demi kemajuan seni budaya daerah di masa depan.
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini