TRIBUNBARAT.COM - Kedua kaki Anda adalah bagian tubuh yang paling sering dipakai dan disalahgunakan, terutama dengan semua kegiatan berjalan dan berlari yang Anda lakukan setiap hari. Namun, dalam hal rutinitas kecantikan serta kesehatan, kaki dan kukunya biasanya dilupakan. Di musim apa pun, Anda harus selalu menjaga kesehatan kaki serta kukunya. Pelajari cara merawat kaki dan kuku dengan mempertahankan rutinitas kebersihan yang baik, mengatasi rasa lelah dan kapalan, serta meminta bantuan medis ketika diperlukan.

1. Pastikan Anda mencuci kaki setiap hari. Kaki mudah kotor dan berkeringat bila dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain, jadi Anda harus mempertahankan kebersihan tubuh yang baik. Jika Anda mandi di pagi hari tetapi tidak saat malam, setidaknya cucilah kaki saat Anda tiba di rumah. Selain menjadi penanda kebersihan tubuh yang baik, mencuci kaki jgua mencegah debu naik ke ranjang.
Cucilah kaki dengan air sabun hangat. Dengan begini, kaki akan bebas dari keringat, kotoran, dan bakteri yang mungkin bertumbuh. Perhatikan ruang-ruang di sela jari-jari kaki. Bersihkan dengan menggunakan handuk lembut setelahnya.
Pertahankan juga kebersihan kuku kaki. Bila Anda berjalan dengan mengenakan sandal di musim panas, kuku kaki mungkin akan kotor. Luangkan waktu untuk membersihkannya setiap kali Anda mencuci kaki.

2. Lembapkan kaki setiap hari. Kenakan losion atau krim kaki sebagai bagian rutinitas membersihkan diri. Salah satu cara untuk mendapatkan kaki yang lembap dan lembut adalah mengoleskan losion/jeli petroleum sebelum tidur, dan menggunakan kaus kaki. Ketika Anda bagun di pagi hari, kaki akan menjadi sangat halus dan bebas dari kekeringan! Pastikan saja Anda tidak terlalu melembapkan area di antara jari-jari kaki agar jamur tidak tumbuh.

3. Kenakan alas kaki yang tepat. Kaki akan lebih sehat bila Anda mengenakan alas kaki yang dirancang untuk menjaganya agar tetap bersih, kering, dan berada pada suhu yang nyaman. Anda berpakaian untuk memperoleh kenyamanan dalam berbagai kondisi cuaca, jadi pastikan Anda juga melakukannya pada kaki.
Jaga agar kaki tetap dingin di musim panas, dengan mengenakan sandal serta alas kaki terbuka. Jika Anda mengenakan sepatu yang membuat kaki kepanasan, kaki bisa bau atau mengalami infeksi jamur.
Jaga agar kaki tetap hangat di musim dingin dengan mengenakan bot dan kaus kaki antiair. Bila Anda mengenakan sepatu yang tidak menjaga kehangatan kaki, Anda lebih rentan mengalami radang beku.

4. Singkirkan bau kaki. Bau kaki adalah masalah yang dihadapi banyak orang, karena kaki menghasilkan lebih banyak keringat daripada bagian tubuh lainnya, dan cenderung menyimpan bakteri yang menyebabkan aroma tidak sedap. Bila bau kaki Anda sudah semakin parah, lakukan beberapa langkah untuk segera membuatnya menjadi lebih harum.
Cobalah mengganti kaus kaki lebih sering. Jika kaki sering berkeringat di sepanjang hari, bawa sepasang kaus kaki ekstra untuk membantu mengurangi baunya. Ganti kaus kaki saat sudah lembap karena keringat.
Jaga kebersihan sepatu. Terkadang, bau akan lebih buruk saat keringat dan bakteri berkumpul dalam sepatu. Setiap kali Anda mengenakan sepatu ini, masalah pada kaki Anda akan bertambah parah. Mengenakan kaus kaki, membersihkan sepatu secara rutin, dan membeli sepatu baru ketika diperlukan adalah cara-cara yang baik untuk mengurangi bau kaki.
Coba bedak kaki. Ada banyak produk yang dirancang untuk menjaga agar kaki tetap kering dan bebas bau. Cobalah menaburkan bedak kaki, bedak bayi, atau bedak talkum di sepatu sebelum Anda mengenakannya.

5. Jaga agar kaki tetap kering. Kaki atlet dan jamur-jamur kaki lainnya cenderung bertumbuh pada kondisi lembap. Beberapa penyesuaian dalam rutinitas kebersihan bisa mencegah Anda mengalami kondisi-kondisi tidak menyenangkan, yang sering menyebabkan ruam-ruam gatal. Lakukan hal-hal berikut untuk menjaga kebersihan serta kekeringan kaki:
Ganti kaus kaki sering-sering. Ini merupakan metode pencegahan terbaik untuk semua masalah yang berhubungan dengan kaki, mulai dari bau hingga jamur. Mengenakan kaus kaki yang lembap berarti Anda menyediakan lingkungan yang sempurna bagi pertumbuhan jamur. Jadi, gantilah kaus kaki sering-sering, terutama bila Anda mudah berkeringat.
Gunakan bedak kaki. Banyak orang menaburkan bedak di sepatunya untuk menjaga agar kaki tetap bersih dan kering.

6. Mandilah dengan aman. Bila Anda mandi di ruang loker atau tempat umum lainnya, ambil langkah-langkah pencegahan agar Anda tidak terjangkit jamur kaki orang lain. Pancuran biasanya lembap dan bisa menumbuhkan jamur serta bakteri. Jangan mandi di pancuran umum tanpa melindungi kaki.
Kenakan sandal atau sepatu mandi saat Anda menggunakan pancuran di ruang loker dan tempat umum lainnya.
Jangan pula berbagi sepatu dengan orang lain. Bila Anda seorang atlet, jangan berbagi alas kaki dan perlengkapan olahraga lainnya.

7. Potong kuku kaki dengan benar. Setiap beberapa minggu sekali, potong kuku kaki agar tetap sehat dan kuat. Memotong dalam cara yang salah bisa mengakibatkan cantengan dan rasa sakit. Potonglah lurus alih-alih mengikuti kurvanya. Anda juga tidak boleh memotong terlalu pendek, karena hal ini bisa menyebabkan cantengan atau infeksi. [1]
Bila Anda lebih suka bentuk melingkar alih-alih lurus, gunakan kikir kuku untuk menghaluskan pinggirannya dan membuat sedikit kurva, sehingga bentuk kuku kaki Anda kotak tetapi pinggirannya melingkar.


Melakukan Pedikur

1. Lakukan pedikur setiap dua minggu. Mengecat kuku kaki tidak harus menjadi bagian rutinitas pedikur Anda, namun pedikur yang dilakukan secara regular bisa benar-benar membuat perbedaan, karena kaki akan lembut dan bebas dari kulit kering serta kasar. Selain itu, kuku-kukunya juga akan tetap bersih dan rapi. Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menjalani perawatan pedikur profesional di salon. Hanya dengan beberapa alat, Anda bisa melakukan pedikur sendiri di rumah.

2. Mulailah dengan pemijatan kaki. Bila Anda sering menggunakan kaki hingga lelah, pijat sebelum memulai pedikur. Meski langkah ini tidak bersifat wajib, ini adalah cara yang baik untuk memanjakan diri sendiri. Bila Anda memang sudah meluangkan waktu untuk melakukan pedikur, mengapa melewatkannya?
Pijat telapaknya. Gunakan jempol untuk menekan telapak kaki dalam gerakan memijat yang memutar. Dengan begini, otot-ototnya yang tegang akan lemas. [2]
Regangkan jari-jari kaki. Tarik satu per satu jari kaki untuk meregangkan serta meredakan kekakuan dan rasa sakitnya.

3. Rendam kaki selama kira-kira 5-10 menit dalam mangkuk besar berisi air hangat. Sebagai perawatan tambahan, Anda juga bisa menggunakan beberapa tetes minyak esensial atau garam Laut Mati agar kaki berbau harum serta kulit yang keras melembut. Waktu perendaman yang dituliskan di sini hanya sebuah saran – Anda bisa merendam kaki jauh lebih lama bila Anda ingin rileks, atau jika kulit yang mengeras pada kaki memerlukan hidrasi ekstra.
Kelupas kulit dengan scrub kaki untuk menyingkirkan bagian-bagian yang mati dan kering serta melembapkannya. Kulit di kaki lebih tebal, sehingga untuk menjaganya agar tetap lembut dan empuk, Anda harus mengelupas kulit-kulit matinya. Pijatkan scrub dalam gerakan melingkar dan bilas kaki setelahnya. Untuk mengelupas kulit yang mengeras di tumit dan bagian bawah kaki, gunakan kikir telapak kaki atau batu apung. Bergeraklah dengan lembut dan jangan gosokkan terlalu keras. Bila Anda memiliki kapalan tebal, cobalah pengikis kapalan untuk menyingkirkannya dari tumit serta sisi jari-jari kaki. Dengan begini, kapalan tidak akan bertambah besar dan menyebabkan rasa sakit.

4. Rawat jari-jari kaki. Memangkas kuku saat masih empuk setelah direndam akan mempermudah tugas Anda. Ingat, potong kuku dalam bentuk lurus dan jangan terlalu pendek. Gunakan tongkat oranye atau pendorong kutikula untuk mendorongnya kembali ke arah kulit. Setelah itu, oleskan minyak kutikula di kuku dan kutikula untuk melembapkan kedua area tersebut dan mencegah robekan.
Potong kuku jari kaki secara lurus alih-alih mengikuti kurvanya. Hal ini penting untuk mencegah cantengan. Bila Anda memang menginginkan bentuk melingkar, gunakan kikir kuku untuk menghaluskan dan membuat pinggirannya sedikit berkurva. Dengan begini, Anda memiliki bentuk kuku kotak dengan bagian pinggiran yang melingkar. Pastikan kuku dipotong dan dikikir dalam panjang yang sesuai – pendek, tetapi tidak berlebihan sehingga Anda cedera.
Pastikan Anda juga mengurus kutikulanya. Meski Anda tidak boleh memotong bagian ini, bila diinginkan, Anda bisa menggunakan minyak kutikula pada kuku jari kaki untuk melembapkan serta melembutkan pinggirannya yang mengeras. Tekan kutikula dengan tongkat orangewood untuk membuat area terbuka yang halus dan siap diperindah. Pastikan Anda tidak mendorong terlalu keras atau kutikula terpotong dan kaki bisa mengalami infeksi jamur. Beberapa orang juga memilih melompati langkah ini serta tidak menyentuh kutikulanya sama sekali – hal ini sah-sah saja.

5. Lembapkan kaki. Semua pekerjaan berat yang dilakukan kaki membuatnya harus dilembapkan dari waktu ke waktu. Setelah kaki direndam, dikelupas, dan kukunya dipotong, gunakan losion atau krim untuk melindunginya. Oleskan di seluruh bagian atas dan bawah kaki, termasuk pada jari-jarinya.
Bila Anda memiliki kecenderungan mengalami kapalan, pertimbangkan krim yang kaya gizi. Ini berguna agar kulit kaki Anda tetap lembap serta memperlambat pertumbuhan lebih banyak kapalan.
Jika kulit tumit Anda mudah pecah-pecah dalam cuaca kering, kenakan kaus kaki saat tidur (setelah Anda melembapkan kaki).

6. Pakai kuteks bila Anda mengingikannya. Jika Anda ingin mengakhiri pedikur dengan sentuhan akhir yang cantik, gunakan kuteks berwarna pilihan Anda. Jika Anda ingin pedikur yang bertahan lama, mulailah dengan lapisan dasar yang jernih. Biarkan mengering, kemudian tambahkan warna yang telah Anda pilih dengan menggunakan "metode tiga torehan", yang melibatkan satu olesan pada setiap sisi dan satu olesan di bagian tengah. Dengan begini, kuteks dioleskan secara merata di seluruh kuku. Selesaikan dengan melapisinya menggunakan cairan bening agar kuteks tetap bertahan dan tidak pecah. [3]
Gunakan separator jari kaki untuk memisahkannya. Cara ini mempermudah proses pewarnaan kuku serta mencegah kuku yang baru dicat menodai jari kaki lainnya.
Bersihkan cat kuku setelah beberapa hari agar tidak bernoda. Bila kuteks masih bertahan di atas kuku jari kaki terlalu lama, kuku Anda mungkin terlihat kekuningan saat Anda mebersihkan kuteks tersebut. [4]
Aseton, bahan aktif yang terkandung dalam kebanyakan pembersih kuteks, memiliki efek mengeringkan yang parah pada kulit dan kuku. Pertimbangkan menggunakan pembersih kuteks yang tidak mengandung aseton.

Bagian
3
Mengatasi Masalah Kaki

1 . Sembuhkan cantengan. Cantengan adalah penyakit kaki umum yang bisa Anda atasi sendiri di rumah. Namun, berhati-hatilah akan peralatan yang Anda gunakan, karena cantengan bisa mudah terinfeksi. Mulailah dengan memotong kuku secara lurus. Angkat bagian yang mengalami cantengan secara perlahan dan selipkan bola kapas kecil di bawahnya agar cantengan tidak semakin dalam. Ganti kapas ini setiap hari hingga masalah Anda terselesaikan.
Lindungi jari kaki saat dalam proses penyembuhan. Anda bisa menggunakan plester untuk membalutnya agar jari kaki tidak terinfeksi.
Bila Anda melihat tanda-tanda infeksi, hubungi dokter.

2. Rawat jamur kaki. Jika kaki Anda mengalami ruam dan gatal-gatal, kemungkinan Anda sedang mengalami penyakit kaki atlet. Ada beberapa krim yang dijual bebas, yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah kaki atlet ini serta serangan jamur lainnya. Gunakan krim sesuai petunjuk produsen hingga ruam menghilang dan kaki terasa lebih baik. Sembari menunggu, pastikan Anda sering mengganti kaus kaki.
Jika kondisi Anda tidak hilang setelah beberapa hari, temui dokter.
Jamur pada jari kaki merupakan jenis jamur yang berbeda dan jauh lebih mudah diatasi. Bila jari kaki Anda berwarna cokelat atau kuning dan pecah-pecah, temui dokter untuk mendiskusikan resep yang bisa membantu.

3. Hentikan bunion sebelum keadaannya tidak terkendali. Bunion terjadi ketika tulang di sisi kaki mengalami stres dan mulai bertumbuh ke luar. Kondisi ini bisa menjadi sangat menyakitkan bila Anda tidak mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi masalahnya. Bunion sering bersifat genetis, tetapi juga bisa disebabkan oleh mengenakan sepatu yang terlalu tajam di bagian ujung (misalnya sepatu berhak tinggi atau sepatu balet).
Pastikan alas kaki tidak menyebabkan masalah. Sekarang mungkin saat yang tepat untuk mengganti stiletto dengan sepatu flat yang nyaman.
Kenakan bantalan bunion. Bantalan ini bisa dibeli di toko obat. Anda harus meletakkannya di atas bunion untuk mencegah gesekan terhadap sepatu.
Pertimbangkan pembedahan. Jika bunion yang Anda alami sangat sakit, pertimbangkan mengikuti operasi, karena Anda tidak akan bisa menyingkirkannya sendiri.

4. Temui podiatris bila kaki Anda sakit. Jika Anda mengalami nyeri yang tidak kunjung hilang, segera cari bantuan medis.
Ada banyak tulang di kaki yang mudah retak.
Berjalan menggunakan kaki yang sakit bisa memperparah masalah yang Anda alami.

SUMBER: https://id.wikihow.com/Merawat-Kaki-dan-Kuku-kukunya
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. Its a great pleasure reading your post.Its full of information I am looking for and I love to post a comment that "The content of your post is awesome" Great work. going here

    ReplyDelete