TRIBUNBARAT.COM - Bepergian dengan pesawat terbang mungkin akan mengalami sakit di telinga. Rasa sakit di telinga biasanya dirasakan saat lepas landas/take off atau mendarat/landing. Rasa sakit di telinga ini tentunya akan membuat seseorang tidak merasa nyaman dan kadang disertai dengan mual muntah. Rasa sakit telinga saat naik pesawat ini sering disebut dengan gangguan oklusi eustachius.

Anatomi Saluran Eustachius Telinga

Saluran eustachius adalah saluran yang terletak di telinga tengah hingga di belakang hidung atau pangkal tenggorokan. Fungsi dari saluran ini adalah untuk menyeimbangkan tekanan udara di seluruh telinga, khususnya tekanan udara di telinga tengah dengan tekanan udara luar.

Jika ada perbedaan tekanan udara pada telinga, maka secara normal saluran eustachius ini akan menyeimbangkan dan membiarkan udara masuk ke telinga agar keseimbangan tekanan udara tercapai.

Penyebab sakit telinga saat naik pesawat
Rasa sakit telinga saat naik pesawat disebabkan oleh tekanan udara bumi. Tekanan udara adalah tenaga yang diperlukan untuk menggerakkan massa udara. Tekanan udara juga merupakan tingkat kebasahan udara karena dalam udara, air akan selalu ada dalam bentuk uap.

Faktor yang mempengaruhi tekanan udara

1. Tinggi rendahnya tempat

Kenapa telinga menjadi sakit ketika naik pesawat saja? Ternyata ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di tempat tinggi dengan tempat rendah, dimana tempat tinggi memiliki lapisan udara yang semakin tipis akibatnya tekanannya menjadi rendah. Contohnya, tekanan udara di pegunungan lebih rendah daripada tekanan udara di pantai.

2. Suhu
Suhu udara semakin tinggi tempatnya maka suhu udara semakin berkurang dan tekanan udara juga berkurang, sebaliknya jika suhu udara tinggi, maka tekanan udara juga tinggi. Semakin tinggi suatu tempat, maka suhunya pun semakin dingin, jadi tekanan udaranya juga rendah. Inilah kenapa telinga menjadi sakit ketika berada di atas gunung atau saat naik pesawat.

Mekanisme sakit telinga karena naik pesawat
Rasa sakit telinga muncul ketika manusia melewati perbedaan tekanan udara dengan sangat cepat. Maksudnya adalah ketika kita berpindah tempat dari tempat yang bertekanan udara tinggi (di darat) ke tempat bertekanan udara rendah (di gunung atau langit). Inilah kenapa sakit telinga hanya dirasakan saat take off dan landing saja di pesawat.

Pada umumnya, ketika terjadi perubahan tekanan udara dengan cepat, udara akan langsung menekan telinga. Sama halnya ketika Anda menumpuk buku, maka buku yang paling banyak menerima tekanan adalah buku yang paling bawah.



Tekanan yang masuk dengan cepat ke telinga akan menekan gendang telinga dan udara akan sulit untuk disebarkan dan diratakan ke seluruh telinga. Akibatnya telinga menjadi terasa sakit dan bahkan kehilangan kemampuan untuk mendengar.

Telinga memiliki saluran eustachius yang mampu menyebarkan udara secara merata ke tenggorokan dan hidung. Jadi telinga sebenarnya juga sudah beradaptasi terhadap perubahan tekanan udara. Rasa sakit telinga lama-kelamaan akan berkurang seiring dengan stabilnya tekanan udara.

Pada kasus tertentu seperti pada penyakit flu atau pilek, saluran eustachius akan sulit untuk menyeimbangkan tekanan udara yang berubah dengan cepat. Ini akan menyebabkan telinga tengah menjadi vakum. Inilah kenapa orang yang sedang menderita flu akan sangat merasakan rasa yang sangat sakit di telinga ketika naik pesawat dibandingkan dengan orang sehat pada umumnya.



1. Kompres hangat
Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri telinga saat naik pesawat adalah dengan menggunakan tisu dan air hangat. Tisu dan air hangat pasti ada disediakan oleh pramugari di pesawat, jadi Anda bisa meminta para pramugari untuk memberikannya kepada Anda jika dibutuhkan.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat kompres hangat dari tisu. Kompres hangat dari tisu tersebut bisa Anda gunakan ketika ketika telinga Anda terasa sangat sakit. Cukup tempelkan dan kompreskan ke area telinga yang sakit beberapa menit.



Secara rasional, Tekanan udara dapat dimodifikasi dengan mengubah suhunya. Uap udara yang panas akan meredakan sumbatan udara di saluran udara di rongga telinga. Rasa nyeri dan berdenging akan berkurang jika udara yang ada di dalam telinga berubah menjadi udara yang lebih hangat.

2. Manuver Valsalva

Manuver valsalva adalah sebuah tindakan menghembuskan napas secara paksa dengan menutup bibir dan hidung. Tindakan ini akan mendesak udara yang masuk ke dalam saluran eustachius dan mengeluarkan udara di telinga tengah ke luar telinga. Dengan manuver valsalva ini, rasa sakit telinga karena naik pesawat akan mulai berkurang.

Namun, tindakan manuver valsalva ini berbahaya dilakukan jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung karena ada 4 respon jantung yang terjadi jika Anda melakukan manuver valsalva ini: kenaikan tekanan inisial paru-paru menuju jantung, kenaikan tekanan darah, dan juga mampu menurunkan tekanan darah selama beberapa detik. Baca juga Pahami Jantung Secara Singkat

3. Makan permen
Agar saluran eustachius tetap terbuka, maka perbanyaklah produksi ludah dengan cara makan permen. Makan permen pastinya akan meningkatkan produksi air ludah, saat menelan air ludah, maka saluran eustachius di telinga akan terbuka dan tekanan udara di telinga dapat seimbang.

Untuk anak-anak, cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberinya minum yang sering pada saat di pesawat, karena dengan menelan, saluran eustachius akan terus terbuka. Jadi, jika anak Anda mulai rewel dan menangis, cobalah untuk memberinya minuman, baik dengan ASI atau susu formula.

4. Menguap
Menguap adalah salah satu tindakan yang dianjurkan untuk mengurangi rasa sakit di telinga karena naik pesawat. Dengan menguap, udara yang ada di telinga akan keluar dengan perlahan, jadi tekanan udara di telinga akan tetap terjaga.

Saat sudah mendarat
Rasa sakit di telinga mungkin masih dirasakan pada beberapa orang. Nah, untuk itu Anda bisa lakukan tips berikut ini jika sakit telinga tak kunjung reda setelah Anda turun dari pesawat.

Bersihkan telinga dengan air hangat dan teteskan sedikit air hangat ke telinga Anda untuk membantu telinga Anda beradaptasi dengan tekanan udara di lingkungan sekitar. Sebagaimana telah diketahui bahwa tekanan udara di darat cenderung lebih hangat dibandingkan di dataran tinggi dan langit. Jadi, tindakan ini akan memodifikasi suhu udara di sekitar telinga. Baca juga Bahaya Cutton Bud untuk Membersihkan Telinga

Minumlah obat pereda rasa nyeri jika rasa nyeri di telinga tak kunjung reda.

SUMBER: http://banuasehat.com/tips-kesehatan/sakit-telinga-saat-naik-pesawat-penyebab-dan-cara-mengatasinya/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini