Tribunbarat. com  - Yayasan Permata Atjeh Peduli memfasilitasi Pertemuan pada Jum’at , 29 Maret 2018 di Puskesmas Bener Meriah yang dihadiri oleh Dinkes Bener Meriah dan beberapa Kepala puskesmas dalam kabupaten bener meriah, yang pertemuannya berlangsung di puskesmas Simpang Tiga Bener Meriah.

Dalam Pertemuan tersebut Dinkes Mempresentasikan situasi wilayah kerja dan dengan jumlah kasus HIV, IMS, TB dan Hepatitis tiga tahun terakhir. Kasi P2P Dinkes Bener Meriah Ibu Hajjah menyampai bahwasnya semua puskesmas di wilayah bener meriah merupakan daerah resiko tinggi dikarena masyrakat yang hiterogen yang suka berpergian ke luar kota di masa setelah panen.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas bagaimana strategi Dinkes ke depan bersama puskesmas dalam pengendalian HIV di Kabupaten Bener Meriah.

Hasil Pertemuan tersebut disepakati salah satunya untuk meningkatkan kapasitas puskesmas dalam menemukan kasus, baik ditingkat desa atau di tingkat kecamatan dalam program puskesmas dengan adanya tes  hiv atas inisiasi petugas kesehatan, baik rujukan dari bidan desa maupun dari puskesmas pembantu atau dari puskesmas kecamatan.

Strategi kedua, pihak dinkes akan memilih salah satu puskesmas untuk pilot project, untuk adanya Layanan pemeriksanaan VCT.

Strategi ketiga, Dinkes akan bekerjasama dengan YPAP untuk meningkatkan kapasitas team medis puskesmas salah satunya dengan mengirimkan team calon VCT puskesmas untuk kunjungan belajar ke puskesmas Peudada Kab Birueen dan Puskesmas Dewantara Aceh Utara, karena kedua puskesmas ini sudah berhasil mensetup VCT tingkat puskesmas dan sudah berjalan dengan baik.

Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini