TRIBUNBARAT.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Polsek Banda Sakti pada Selasa (23/1) sore, melimpahkan dua berkas perkara kasus penipuan oleh wanita ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe. Pertama adalah berkas milik oknum pegawai negeri sipil (PNS) wanita berinisial NI (36), yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dengan cara mengaku bisa mengurus pindah PNS ke daerah lain atau ke luar Aceh. Berkas kedua yang diserahkan merupakan milik wanita asal Aceh Utara berinisial PJ (27), yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dengan modus bisa mengurus proposal bantuan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara.

Seperti diberitakan sebelumnya, NI, seorang oknum PNS wanita di Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe berhasil diciduk tim Polsek Banda Sakti, Jumat, 29 Desember 2017 atau beberapa jam usai melaksanakan pernikahannya. Dia ditangkap atas dugaan kasus penipuan terhadap sejumlah PNS lainnya dengan dalih bisa mengurus pindah kerja, baik antarkabupaten ataupun antara provinsi. Modusnya, dia mewajibkan PNS menyerahkan sejumlah uang dengan alasan sebagai biaya pengurusan.


Di hadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka mengaku telah melakukan penipuan terhadap delapan PNS, di mana dua kali berlangsung di Lhokseumawe dan enam lagi di Gayo Lues. Dalam aksinya tersebut, tersangka pun berhasil meraup keuntungan mencapai puluhan juta Rupiah.

Sedangkan sepekan belum menangkap NI, tim Polsek Banda Sakti rupanya duluan meringkus PJ, wanita asal Aceh Utara yang diduga terlibat dalam kasus penipuan. Modus operandi PJ dengan menjanjikan kepada korban kalau dia bisa mengurus proposal bantuan di Pemkab Aceh Utara. Dari dua korban yang ditipunya, tersangka berhasil mendapatkan keuntungan sekitar Rp 9 juta.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arief Sukmo Wibowo menjelaskan, setelah menangkap kedua wanita penipu itu, maka langsung dilanjutkan dengan memeriksa sejumlah saksi dan tersangka. Di samping juga mengumpulkan sejumlah bukti seperti kwitansi penyerahan uang dari kedua kasus tersebut, baru kemudian masuk ke tahap perampungan berkas. “Setelah berkas keduanya rampung, pada Selasa sore sesuai hasil koordinasi dengan jaksa, berkasnya pun bisa dilimpahkan,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya kini tinggal menunggu informasi dari jaksa, apakah kedua berkas tersebut lengkap atau tidak. Bila dinyatakan lengkap, maka akan langsung dilanjutkan dengan pelimpahan tersangka beserta semua barang bukti.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe, Mukhlis melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), Isnawati membenarkan, pihaknya telah menerima berkas kedua kasus tersebut untuk diteliti. “Setelah kita teliti, baru bisa diputuskan apakah berkasnya lengkap atau tidak,” tukas Isnawati.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2018/01/25/berkas-dua-wanita-penipu-ke-jaksa
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini