TRIBUNBARAT, LHOKSUKON - Mustafa (40), Kepala Dusun Batee Uleu, Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara kritis setelah sekujur tubuhnya terbakar akibat disambar api saat menuangkan bensin ke jeriken di rumahnya, Minggu (10/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Ekses lain, rumah serta mobil Toyota Hardtop dan sepeda motor Honda Revo milik korban juga ludes terbakar.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Cot Girek, Ipda Yussyah Riandi, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, saat itu korban berada di teras rumahnya memasak air menggunakan kayu bakar. Lalu, ia mengambil jeriken berisi bensin dan dituangkan ke jeriken lain.

Lokasi korban berdekatan dengan tempat memasak air. Tiba-tiba, jeriken berisi bensin itu lepas dari tangannya dan kemudian jatuh, sehingga bensin langsung tumpah. Hanya dalam hitungan detik, api langsung menyambar bensin yang tumpah tersebut. “Dalam seketika api langsung membesar, sehingga akhirnya melalap rumah korban dan sejumlah isinya,” ujar Kapolsek.

Dalam kondisi terbakar, menurut Ipda Riandi, korban berteriak minta tolong kepada warga. Namun, karena rumahnya berjauhan dengan rumah lain, api tak sempat dipadamkan. Sehingga rumah korban ludes terbakar. “Tak lama kemudian, warga yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis,” ungkapnya.

Warga lain yang sudah berada di lokasi juga langsung memadamkan api pada puing-puing rumah korban yang masih tersisa menggunakan peralatan seadanya. Sementara korban yang sudah pingsan langsung dirujuk ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara. “Korban luka serius karena terbakar di sekujur tubuhnya,” timpal Kapolsek.

Selain rumah, tambah Ipda Riandi, satu mobil Toyota Hardtop dan sepmor jenis Honda Revo hangus terbakar. “Karena itu, kita mengimbau warga berhati-hati dan tidak menyimpan minyak jenis apapun dekat dengan sumber api, apalagi menuangkan bensin dekat dengan api,” pungkas Ipda Riandi.
A
Humas RSUD Cut Meutia, Saiful, yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, menyebutkan, pasien tiba di ruang IGD rumah sakit tersebut sekitar pukul 12.15 WIB. Lalu, sekitar pukul 13.00 langsung dioperasi di ruang ICU. “Tadi (kemarin-red), operasinya sekitar dua jam dari pukul 13.00 sampai 15.00 WIB. Kini pasien sudah mulai sadarkan diri,” ungkapnya.

Disebutkan, luka bakar pada tubuh pasien mencapai 72 persen. Hanya bagian muka kanannya yang tak terbakar. “Jadi, sekarang korban butuh pertolongan medis. Dia tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain, apalagi kondisinya sudah sadar,” pungkas Saiful.
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini