TRIBUNBARAT.COM - Umat Islam di Indonesia kini sedang menggandrungi Ustadz Abdul Somad Lc MA (40), seorang dai kondang yang jenaka.

Mereka yang menggandrungi Ustadz Somad, mendengarkan ceramahnya secara langsung dari mimbar maupun melalui media sosial.

Sangat mudah menemukan ceramah lengkap maupun potongan ceramah beliau pada situs berbagi video YouTube.

Dalam ceramahnya, pendakwah dan ulama asal Pekanbaru, Riau ini sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadits dan Ilmu fikih.

Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah Ustadz Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.

Kajian-kajiannya yang tajam dan menarik membuat banyak orang suka ceramah atau tausiahnya.

Di tengah kesibukannya sebagai dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Riau, Ustadz Somad kini harus keliling Indonesia menghadiri berbagai macam undangan.

Bahkan udangan juga datang dari luar negeri untuk sang ustaz yang tengah populer ini.

Entah berapa undangan beliau yang dipenuhi dalam sehari, seminggu, atau sebulan.


Namun, baru-baru ini akun Instagram Ustaz Abdul Somad @ustadzabdulsomad menuliskan sebuah klarifikasinya yang tidak jadi mengisi tausiyah di Hong Kong, Sabtu (24/12/2017).

Dalam unggahan tersebut, Ustaz Abdul Somad mengunggah sebuah poster tentang acara tausiyahnya yang digelar di Hong Kong pada tanggal 24-25 Desember 2017.

Tak hanya mengunggah foto,Ustaz Abdul Somad juga menuliskan keterangannya bahwa dirinya sudah tiba di Hong Kong pada pukul 15.00 WIB.

Setelah itu, dia menceritakan bahwa dirinya saat keluar dari pintu pesawat langsung dihadang orang tak berseragam.

Orang tersebut meminta Ustaz Abdul Somad untuk menjelaskan identitasnya secara lengkap.

Setelah itu, Ustaz Abdul Somad mengaku dipulangkan ke Indonesia.

"KLARIFIKASI TENTANG KUNJUNGAN KE HONGKONG"

1. Saya sampai di Hongkong pukul 15.00 WIB (jam tangan belum saya rubah)

2. Keluar dari pintu pesawat, beberapa orang tidak berseragam langsung menghadang kami dan menarik kami secara terpisah; saya, Sdr. Dayat dan Sdr. Nawir.

3. Mereka meminta saya buka dompet. Membuka semua kartu-kartu yang ada. Diantara yang lama mereka tanya adalah kartu nama Rabithah Alawiyah (Ikatan Habaib). Saya jelaskan. Di sana saya menduga mereka tertelan isu terorisme. Karena ada logo bintang dan tulisan Arab.

4. Mereka tanya-tanya identitas, pekerjaan, pendidikan, keterkaitan dengan ormas dan politik. Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik, intelektual muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya.

5. Lebih kurang 30 menit berlalu. Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta.

6. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Qaddarallah, ada hikmah di balik itu semua.

7. Kepada sahabat-sahabat panitia jangan pernah berhenti menebar kebaikan di jalan da'wah.

8. Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hongkong.

9. Semoga tulisan singkat ini mampu menjadi klarifikasi.

Bahkan tak sedikit yang memberi dukungan dan meminta ustaz abdul somad bersabar karena kejadian ini ada hikmahnya.


sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/12/24/begitu-tiba-di-bandara-hong-kong-ustaz-abdul-somad-dipulangkan-ke-indonesia-begini-klarifikasinya?page=4

Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini