TRIBUNBARAT.COM - Rapat pertemuan Evaluasi yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Aceh Tamiang yang bertempat di Aula Dinkes Aceh Tamiang di pada tanggal 10 Oktober 2017, dengan peserta yang ikut enam Puskesmas yang memiliki layanan HIV dan IMS yaitu puskesmas Kejuruan Muda, Puskesmas Karang Baru dan Puskesmas Seruway, Puskesmas Manyak payed, Puskesmas Rautau, puskesmas Tamiang Hulu, selain dar puskesmas juga di hadiri oleh Kepala P2P Aceh Tamiang Bapak Jullaman dan hanya satu hanya Satu LSM yang hadir yaitu YPAP dari Lhokseumawe yang sedang melakukan perluasan area kerja, dengan mengirimkan satu Staff untuk Wilayah Aceh Tamiang dan Langsa begitu cetus Direktur YPAP Chaidir.

Suherni yang mewakili YPAP menyampaikan tentang strategi bagaimana menjangkau dan menjaga hubungan baik dengan jejaringan komunitas, hal ini disampani Suherni sesuai dengan pengalaman selama bekerja di YPAP di wilayah Lhokseumawe yang didanai Global Fund.



Salah satu inti yang disampai Seherni Staff YPAP Lhokseumawe bahwasanya untuk menjaga Hubungan baik dengan komunitas yaitu dengan melakukan pendekatan secara individu kepada komunitas supaya mereka lebih nyaman, menjaga rahasia mereka dan mendukung mereka supaya mengakses layanan kesehatan untuk keperluan individual mereka juga.

Disinilah dibutuhkan keahlian berkomunikasi dan menjaga sikap dalam pergaulan dengan komunitas yang kita bina. Jadi saran Suherni untuk puskesmas yang memiliki layanan IMS dan HIV di Aceh Tamiang, untuk lebih berkomunikasi dengan baik dan menjaga kerahasian komunitas, supaya semua pasien yang resiko tinggi berani mendapatkan layanan IMS dan pemeriksaan HIV.


Chaidir Direktur Yayasan Permata Atjeh Peduli [ypap] mengatakan dalam akhir bulan Oktober 2017 ini akan melakukan assesment mendalam mengenai kualiatas pelayanan medis untuk IMS/HIV dan Disabilitas untuk Aceh Tamiang dan Langsa. Mudah mudahan dengan ada perluasaan wilayah Kerja YPAP di Aceh Tamiang dan Langsa untuk mendukung program pemerintah dimasa yang akan datang Dalam program kerja YPAP 2017-2019 yang didanai Caritas Germany.


Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini