TRIBUNBARAT.COM - Inilah sekolah dengan penuh kebahagian dan keberkahan, ada berbagai keunikan dalam sekolah ini, salah satu hal yang paling mencuatkan sekolah ini di kancah kabupaten Bireuen adalah program Tahfiznya, begitu banyak siswa berprestasi disekolah ini, salah satu anak itu bernama Kamiliyaa Nasywa, atau yang lebih akrab disama amel. Gadis cantik kelahiran Banda Aceh, 8 mei 2008 telah banyak menuai prestasi, putri pertama dari bapak Fadhli Djailani dan ibu Cut Fitriana memiliki hafalan yang sudah mencapai 4 juz yakni juz 30, juz 29 , juz 28 dan juz 30. Kesibukan bapak Fadhli Djailani sebagai Pekerja Sosial di Yayasan Permata Atjeh Peduli [YPAP] dan ibu Cut Fitriana sebagai guru bahasa Arab tidak menjadi halangan dalam mendidik anak-anaknya menjadi Tahfiz kebanggaan orang tua.

Amel gadis kecil yang rajin ini adalah anak pertama dari 4 saudara, posisi ini menjadikan Amel sosok yang selalu diberi kepercayaan dan amanah oleh orang tuanya, sehingga amel menjadi anak yang lebih bertanggung jawab baik terhadap orang lain maupun terhadap dirinya sendiri.

Menghafal alquran sudah dijadikan amel sebagai agenda rutin, disamping kegiatan rutin amel bermain bersama teman-temannya, amel tetaplah gadis kecil biasa yang masih membutuhkan hiburan sederhana, amel juga tetap mengerjakan kegiatan sehari-hari seorang anak gadis seperti menyapu, mencuci piring dan berbagai kegiatan lain dirumah.

Saat kak amel mengikuti Olimpicad ke V di Bandar lampung, sangat terasa kemandiriannya selama dalam perjalanan. Amel kecil bisa mengurus semua kebutuhannya selama dalam perjalanan. Memakai baju sendiri, merapikan pakaiannya, memakai sepatu sendiri. Selama di bandara Kualanamu, bandara batam Hang Nadim dan bandara Raden Inten iya tidak perlu dikawal oleh pendamping. Iya seperti anak remaja smp yang sudah mengerti keluar masuk bandara.

Sebagai gadis kecil yang manis warna pink menjadi primadona dalam berbagai aksesories amel, sama halnya seperti teman-temannya, warna pink adalah dominasi dunia anak anak perempuan. Amel dikenal sebagai gadis yang ramah serta memiliki santun yang tinggi, dalam pergaulannya yang penuh warna, amel selalu dirindukan oleh sahabat – sahabanya. Kebiasaan amel dalam menghafal Alquran ternyata menumbuhkan sebuah cita-cita yang mulia bagi amel, ia ingin menjadi seorang guru. Disela-sela kegiatannya, Amel suka berenang, bersepeda serta menari. Dilihat dari makananya gadis kecil ini ternyata sangat menyukai ayam goreng, terutama ayam goreng buatan bunda tercinta, amel juga sering membantu ibunya didapur, setiap racikan terbaru tak luput dari turun tangan amel, dalam membantu ibunya.
Kamiliyaa Nasywa [Amel] dan Ustat Rizky Dasilva S.Pd.I., MA.

Kelucuannya setiap kata-kata sangat menarik perhatian. Pernah didalam pesawat terbang amel bertanya amel bertanya, Ustaz kita akan naik pesawat ya? Iya kak saya jawab. Wah senangnya. Ternyata ini pengalaman pertama bagi kak amel yang masih berusia 9 tahun. Saya bisik kak amel, "ini berkah nak karena kak amel semangat hafal Al-Qur’an" Didalam pesawat ternyata sang hafizah cilik ini. Menyimpan hampir ratusan pertanyaan yang membuat kepala sekolah pusing menjawab berbagai pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang membuat saya menggigil. Ini pertanyaan pertama kak amel, sebelum burung besi garuda terbang. "Ustaz pintu evakuasi itu apa? Dipikiran saya. Pesawat belum terbang ini gadis kecil bertanya ttg kecelakaan.. ya Allah ya Rabb. Selamatkan perjalanan udara saya. Saya jawab gini, pintu evakusi itu klu pesawat mendarat darurat di air kita keluarnya lewat pintu itu. Kak amel bertanya lagi, pintu ya yang mana ustaz. Saya tunjuk. Nah itu kak. Sambil gemetaran saya berkata, kak jangan berdoa dan berharap kita lewat pintu itu keluar nanti ya?

Ditambah dengan pertanyaan lainnya yang sangat lucu, selama dalam iya sibuk bertanya tas koper dia itu dimana. Saya duduk disamping amel selama didalam pesawat. Ustaz? Ini jendala pesawat bisa dibuka gak, kak mau buku. Sepertinya amel sangat kepingin membuka jendela pesawat.lalu saya sampaikan ke amel, kalau seandainya jendala ini terbuka kita bisa terbang kebulan saya jawab. Kamipun saling tertawa. Mungkin amel berfikir pesawat ini seperti bus kota atau angkot. MasyaAllah
Awal perkenalan amel dengan alquran dimulai dari keluarga kecilnya, keluarga kecil amel sudah memiliki komitmen yang tinggi, untuk mencetak seorang hafizah dalam keluarga mereka, amel sudah mengenal alquran saat belum mengenal baca tulis, anak manis ini sudah mulai mengahafal beberapa surat pendek dari jus 30. Kebiasaan ini terus berlanjut hingga amel dimasukan ke sekolah SDIT Muhammadiyah dengan program unggulannya Tahfiz. Melalui sekolah ini, sekolah yang sangat berdedikasi tinggi dalam mencetak hafizh dan hafizah. Amel bersama teman- temannya mulai diberikan bimbingan khusus dan dibina dengan baik dan disiplin.

Keberhasilan menghafal seorang anak tidak tumbuh begitu saja, mencetak seorang penghafal quran juga didukung oleh sinkronisasi orang tua dan sekolah, jika disekolah mereka sudah menghafal beberapa ayat maka dirumah mereka menyambungnya atau mengulangnya kembali, begitu juga sebaliknya, melalui buku penghubung baik anak, guru maupun orang tua dapat saling mengetahui sejauh mana sudah hafalan anak yang bersangkutan. Guru selalu memantau perkembangan hafalan anak. 

Pada wisuda bintang quran beberapa bulan yang lalu tepatnya hari selasa tanggal 21 maret 2017. Dimana Amel bersama dengan sahabat penghafal quran lainnya telah memukau berbagai mata penonton pada hari itu.

Kemampuan menghafal quran seorang gadis kecil berusia 8 tahun, hati orang tua mana yang tidak bangga saat melihat buah hatinya melantunkan hafalan ayat alquran, dihadapan banyak orang. bersama ayahnya Amel, dimana ayah Amel memberikan pelukan hangat dan tetesan air mata kebahagian, tidak hanya itu Amel juga memberikan puisi terbaik karangan amel sendiri, puisi indah ini begitu menyentuh. Puisi karangna seorang anak kelas 2 SD, berisi kata kata yang sederhana namun makna yang terkandung cukup dalam. Amel inilah sigadis kecil siswa teladan dari sekolah favorit SDIT Muhammadiyah.

Ditulis Oleh : Rizky Dasilva, MA

Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete