TRIBUNBARAT.COM - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB-HIMABIR) Banda Aceh mengecam pemberian empat unit mobil Pajero oleh Bupati Bireun kepada instasi vertikal di kabupaten setempat. Keempat mobil mewah itu akan diberikan kepada Polres Bireuen, Kejaksaan Negeri, Kodim, dan Pengadilan Negeri Bireuen.

Ketua Umum Himabir Zulkarnaini Syeh Joel menilai pemberian itu belum tepat. Pasalnya kebutuhan anggaran untuk masyarakat terutama untuk pemberdayaan ekonomi sangat banyak, sehingga belum layak untuk memberikan mobil kepada instansi vertikal.

"Istansi vertikal itu ada dana khusus dari APBN, jadi tidak perlu uang daerah yang harus diberikan untuk rakyat kemudian dibeli mobil untuk instansi yang jelas-jelas sudah ada uang khusus dari pusat," kata Zulkarnaini Syeh Joel kepada AJNN, Rabu (2/8).

Apalagi, kata Zulkarnaini Syeh Joel, Pemerintah Aceh pada tahun 2018 tidak memberikan dana otonomi khusus (Otsus) untuk dikelola oleh kab/kota. Sehingga dana yang dikelola untuk kab/kota sudah menipis.

"Jadi tidak perlu bupati menghabiskan uang untuk membeli mobil. Masyarakat masih sangat membutuhkan uang itu. Kami mendesak bupati untuk menunda pemberian hibah kepada instansi vertikal," tegasnya.

Ia menyarankan agar mobil yang sudah terbeli itu untuk diberikan kepada dinas-dinas yang masih kekurangan mobil. Selain itu, instansi vertikal yang akan diberikan mobil itu wajib menolak pemberian Pemerintah Bireun itu.

"Belum saatnya untuk menghabiskan uang yang bisa menimbulkan pertanyaan menjurus kepada grativitasi dikalangan masyarakat atas penyerahan hibah mobil tersebut," tegasnya.

Tak hanya Pemkab Bireun, Zulkarnaini juga menyorot fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat. Pasalnya dewan hanya diam terkait pembelian mobil itu.

"Dewan lebih jeli melihat dan mempertimbangkan sejumlah usulan dari eksekutif, itu jelas-jelas pemborosan anggaran. Sudah saatnya anggota dewan untuk menjaga kepercayaan masyarakat Bireuen. Kami sangat menyayangkan mata anggaran belanja hibah mobil itu bisa lolos," katanya.

sumber: http://www.ajnn.net/news/mahasiswa-bireun-kecam-pemberian-mobil-untuk-instansi-vertikal/index.html
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini