TRIBUNBARAT.COM - DI antara banyak persoalan yang melingkupi pengelolaan lokasi wisata di Aceh, salah satunya adalah ketersediaan MCK (mandi, cuci, kakus). Masalah yang terkait urusan buang air kecil dan air besar ini disikapi oleh anggota Komisi X DPR RI asal Aceh, Muslim SH bersama rekannya, Teuku Riefky Harsya saat berkunjung ke Kantor Serambi Indonesia, kemarin.

“Coba lihat wisata-wisata di dunia, sarana dan prasarana itu cukup diperhatikan. Saya kemarin juga sudah sampaikan saat di Sabang, tolong soal toilet ini nomor satu, masa turis harus buang air kecil di laut, kan tidak mungkin. Toiletnya juga harus dijaga, harus bersih,” kata Muslim, bersemangat.

Dalam kunjungan ke Sabang dua hari lalu, Muslim dan anggota Komisi X DPR RI lainnya juga melihat sendiri soal ketersediaan MCK di sana. Ia mengatakan, rekan-rekannya yang hendak ke toilet terpaksa harus ke mushalla, karena minimnya sarana dan prasana MCK. “Ini sudah kita sampaikan, kita dorong soal infrastruktur ini,” sebut Muslim.

Muslim mengatakan, saat ini tidak ada lagi yang bisa dijual dari Aceh selain wisata, budaya, dan religiusnya. Oleh sebab itu, sektor pariwisata ini harus dibungkus sedemikian rupa sehingga orang-orang dari seluruh pelosok nusantara dan mancanegara terpikat untuk terus datang ke Aceh. “Nah, kita juga harus siap dari segi infrastrukturnya, makanya ini kita dorong,” tandas Muslim.

Ia juga telah menyampaikan kepada Menteri Pariwsita untuk mendukung dan menggenjot pemuda-pemuda Aceh dalam membangun ekonomi kreatif di sejumlah lokasi wisata di Aceh. Salah satunya yang paling terlihat adalah di Sabang,

Muslim berharap ada usaha-usaha ekonomi kreatif lainnya yang akan terus tumbuh di Sabang untuk melayani para wisatawan yang berdatangan ke sana.

“Ada tiga sampai empat kapal pesiar yang masuk ke Sabang, tapi para turis itu bingung mau menghabiskan uang 100 dolar saja, mereka bingung nggak tahu beli apa. Makanya sektor ekonomi kreatif ini juga akan kita dorong, jika perlu kita datangkan orang dari luar, semisal dari Bandung untuk melatih pemuda-pemuda di Aceh,” katanya.

Muslim juga menyebutkan, saat ini salah satu wisata yang paling memikat orang-orang di luar Aceh adalah soal tsunami yang kini menjadi framing sejarah musibah terbesar di abad ini. “Saya memang sudah sampaikan bahwa inilah yang kita jual dengan konsep yang bagus, saya rasa semua orang sekarang ingin sekali ke Aceh karena itu,” pungkas Muslim

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/08/02/ketika-anggota-dpr-ri-susah-buang-air-di-sabang
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini