TRIBUNBARAT.COM, BANDA ACEH - Selain sepakat dengan pencabutan dua pasal dalam UUPA, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) juga mengusulkan empat pasal lainnya untuk segera dicabut.

Salah satunya adalah, pasal 56 (4) dan (5), tentang perekrutan komisioner KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota yang dilakukan oleh DPRA/DPRK.

YARA tidak setuju jika komisioner KIP Aceh sebagai penyelenggara pemilu dipilih oleh lembaga DPRA/DPRK.

Menurutnya, perekrutan yang dilakukan oleh parlemen yang berbasis politik, akan menimbulkan kepentingan politik pula dalam pelaksanaan pemilu.

Menurut Ketua YARA, Safaruddin SH, perekrutan penyelenggara pemilu di Aceh lebih baik dilakukan langsung oleh KPU, bukan DPRA/DPRK. "Jika direkrut oleh DPRA/DPRK akan ada kepentingan politik, sehingga penyelengara pemilu sebagai lembaga yang independen tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik," pungkas Safaruddin SH.

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/07/30/ini-alasan-yara-tidak-setuju-komisioner-kip-dipilih-oleh-dpra
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. Yuk untuk kalian yang mempunyai jiwa bermain poker dan ingin mendapatkan tambahan sampingan
    Langsung aja yuk daftarkan diri anda dengan mengklik link Disini
    Banyak banget loh promo dan fitur fitur terbaru yang kami siapkan demi kenyamanan member kami
    Dengan Proses Deposit dan WD tercepat terpercaya menjadikan kami sebagai Agen POKERAYAM Terbesar di Indonesia
    Kami memberikan promo menarik loh selama Bulan Agustus Freechip 10% demi menyambut kemerdekaan HUT RI ke-72
    Refferal 15% Seumur Hidup Kalian so ajak teman kalian sebanyak-banyaknya untuk bermain
    Keberuntungan berlimpah bermain di pokerayam(titik)com
    info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A
    Capsa Susun
    Bandar Ceme
    Live Poker
    Texas Poker
    Domino QQ
    Ceme Keliling
    Poker Terbaik

    ReplyDelete