TRIBUNBARAT.COM - Long Beach sebuah kota di California setuju membayar denda sebesar 85.000 dolar akibat tuntutan hukum yang diajukan seorang muslimah berjilbab di kota itu.

Kirsty Powell, seorang muslimah California mengugat pemerintah setempat ketika polisi memaksanya melepas jilbab.

Poweel ditahan dalam satu pelanggaran lalu lintas di kota itu pada tahun 2015, di dalam penjara ia dipaksa melepas jilbabnya.

Ia merasa dipermalukan di depan petugas laki-laki dan puluhan narapidana dan petugas polisi karena Jilbab telah diyakininya sebagai perintah agama yang tidak boleh ditinggalkan.

Penyelesaian tuntutan hukum yang telah diajukannya sejak setahun lalu itu difasilitasi The Council on American-Islamic Relations, (CAIR), Kamis (10/8/2017).

Dewan Hubungan Amerika-Islam tersebut, menyatakan bahwa kota itu telah menerapkan kebijakan melindungi pakaian wanita muslim termasuk saat ditahan dalam sebuah kasus hukum. 

Perlakuan yang diterima Powell di mana ia dipaksa melepas jilbabnya merupakan pengalaman traumatis yang dialaminya sepanjang malam.

Sebelumnya, seperti diberitakan Los Angeles Times, pengacara kota Long Beach, California Monte Machit, mengatakan petugas harus melepas jilbab narapidana perempuan dan harus dilakukan jauh dari petugas laki-laki.

Tuntutan Powell diajukan tahun lalu dan ia memenanginya. Powell mendapat ganti rugi sebesar 1 miliar lebih atas kesewenangan petugas penjara kepadanya.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/08/11/dipaksa-buka-jilbab-muslimah-amerika-dapat-ganti-rugi-85000-dolar
Bagikan:

2 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete