TRIBUNBARAT.COM, LANGSA - Dua dari lima korban yang selamat pascatabrakan mobil penumpang (mopen) L300 dengan pikap pengangkut minyak mentah di jalan nasional Banda Aceh-Medan, Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Barat, Senin (31/7) pagi, mulai kemarin dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Dengan demikian, sudah tiga korban cedera akibat tabrakan yang dirujuk ke RSU pendidikan tipe A itu.

Petugas medis di RSUD Langsa kepada Serambi, Selasa (1/8), menyebutkan bahwa dua korban yang dirujuk ke RSUZA Banda Aceh itu adalah Fadil (26) beralamat di Batuphat Timur, Kota Lhokseumawe. Ia menderita patah kaki kiri dan kanan, serta tangan kiri. Diberangkatkan dari RSUD Langsa menggunakan ambulans sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban lainnya adalah Munir (34), warga Desa Nisam Lestari, Kecamatan Awe Sumur, Aceh Tenggara (Agara) yang mengalami luka sobek di dahi, kaki kanannya patah. Ia dibawa menggunakan ambulans pada pukul 01.00 WIB kemarin.

Korban yang pertama dirujuk ke RSUZA Banda Aceh adalah Syarifudin (33), warga Desa Lambaro Tunong, Aceh Besar. Ia diangkut naik ambulans ke Banda Aceh pada Senin (31/8) sore, setelah sempat kritis di Ruang PICCU RSUD Langsa.

Hingga kemarin, hanya tinggal dua korban lagi yang masih dirawat di RSUD Langsa. Mereka adalah Ali Hasyimi (40), warga Desa Nisam Lestari, Kecamatan Lawi Sumur, Agara. Kondisinya, terluka di bagian mata, kepala, dan telapak kaki kanan.

Kemudian, Kariadi (32), Polisi Hutan pada Dinas Kehutanan Aceh, alamat Rantau Payung Hilir, Kecamatan Babel, Agara. Pinggangnya terkilir, jari tangan kanan dan telapak kaki kanannya terluka. Ia dirawat di kamar nomor 6 ruang kecelakaan RSUD Langsa.

“Kondisi kedua korban, Ali Hasyimi dan Kariadi, mulai membaik. Sebelumnya, Ali Hasyimi yang dirawat di kamar 17 super VIP RSUD Langsa dioperasi matanya di ruang OK,” ujar perawat di RSUD Langsa.

“Menurut dokter, dari hasil rontgen, alhamdulillah memar di pinggang saya tak apa-apa,” ujar Kariadi saat ditemui Serambi kemarin siang di kamar inap. Saat itu ia didampingi dua orang saudaranya yang baru saja tiba dari Kutacane.

Kariadi juga menceritakan apa yang diingatnya sebelum kejadian dan pascatabrakan maut itu. Setiba di Langsa dari Kutacane, mereka berhenti di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa. Sesudah shalat Subuh di masjid tersebut, L300 dikemudikan oleh T Hadi Arianto.

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/08/02/tiga-dari-lima-korban-selamat-dirujuk-ke-rsuza
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini