TRIBUNBARAT.COM, BLANGPIDIE- Penyakit ngorok atau dalam bahasa ilmiah dinamakan Septicaemia Epizootica (SE) menyerang ternak kerbau di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Belasan ternak kerbau setempat dilaporkan mati mendadak dalam sepekan terakhir.

Serangan penyakit sangat mematikan itu membuat pemilik ternak kalangkabut. Ternak kerbau selama ini dilepas begitu saja di alam terbuka kawasan Km 6 lintasan Ie Mirah (Abdya) menuju Terangun (Galus). Namun, sejak hewan piaraan diserang bakteri mematikan itu, mereka menjadi sibuk setiap hari mengumpulkan ternak pada lokasi tertentu. Bahkan ada ternak yang dijual karena takut segera mati.

Keuchik Gampong Ie Mirah Herman yang dihubungi Serambi, Rabu kemarin, membenarkan bahwa ternak kerbau yang dipelihara dengan melepas begitu saja di kawasan aliran sungai daerah setempat diserang penyakit mati mendadak.

“Informasi yang saya dapat ternak kerbau yang mati mendadak antara 15 sampai 20 ekor dalam lima hari terakhir,” kata Keuchik Herman. Tapi Keuchik Ie Mirah tersebut mengaku tidak tahu nama-nama pemilik ternak kerbau yang diserang penyakit yang sangat cepat menular kepada ternak yang lain itu, karena tidak ada seorang pun pemilik ternak yang melapor padanya kejadian tersebut.

“Tidak ada seorang pun pemilik yang melapor kepada saya kalau ternak milik mereka diserang penyakit mati mendadak. Saya hanya mendengar informasi dari pihak lain bahwa belasan ternak yang dilepas di Km 6 atau kawasan aliran sungai Ie Mirah mati secara mendadak,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh Herman, ternak yang diserang penyakit menular tersebut hanya sebagian kecil milik masyarakat Ie Mirah. Sebagian lainnya milik warga dari luar desa setempat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya, Ir Muslim Hasan MSi ketika ditanyai Serambi, Rabu kemarin, mengakui bahwa pihaknya sudah mendapat laporan dari sejumlah pemilik ternak hewan piaraan yang dilepas di Km 6 lintas Ie Mirah-Terangun atau kawasan aliran sungai Ie Mirah itu mati mendadak diserang penyakit SE atau lebih dikenal penyakit ngorok.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, sebanyak 13 ternak kerbau telah mati dalam sepekan terakhir dan merupakan ternak yang dipelihara dengan cara melepas di alam terbuka. Muslim Hasan memastikan ternak kerbau yang diserang penyakit SE tersebut tidak disuntik vaksin SE. “Ketika kita melaksanakan kegiatan vaksinasi SE secara rutin, ternyata ternak kerbau yang dilepas itu tidak dikumpulkan oleh pemiliknya untuk disuntik vaksin,” katanya.

Kadis Pertanian dan Pangan Abdya itu akan segera meminta petugas yang membidangi penyakit tersebut turun ke lokasi. “Kita meminta pemilik ternak kerbau yang dilepas tersebut segera mengumpulkan ternak di tempat tertentu atau dilokalisasi agar tidak menular kepada ternak yang lain,” kata Muslim Hasan.

Terhadap ternak kerbau yang sudah dikumpulkan pada tempat tertentu, kemudian dilakukan suntik vaksin Septicaemia Epizootica (SE) oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan. Sedangkan ternak yang sudah jelas terserang penyakit ngorok diimbau tidak dibawa keluar dari Desa Ie Mirah atau dijual ke daerah lain, karena bisa menular terhadap ternak kerbau setempat.

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/07/06/penyakit-ngorok-serang-ternak
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini

Sakira Leony said...

kunjungi info kemenangan dan keberuntungan di pokerayam.co
banyak sekali member menjadi kaya dengan cepat
hanya mengeluarkan 10 ribu dapat hadiah hingga jutaan rupiah
tunggu apalagi kawankuu, segera bergabung !!!
Bisa juga hubungi , info :
BBM : D8E5205A

Nina Tun said...

Disini aku mau Sharing aja ya
Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A