TRIBUNBARAT.COM - Janggut adalah rambut yang tumbuh pada daerah dagu, pipi, dan leher pria. Rambut di daerah di atas bibir kadang juga dikelompokkan sebagai "janggut" walaupun secara spesifik lebih sering disebut kumis. Ilmu yang mempelajari janggut disebut pogonologi. Sepanjang sejarah, pria berjanggut telah diasosiasikan dengan berbagai atribut seperti bijaksana, maskulin, atau berstatus tinggi, tetapi kadang juga diasosiasikan sebagai kurang rapi atau eksentrik. Dalam syariat Islam, umat Muslimdisunnahkan untuk memotong habis kumis dan memelihara janggut, sekiranya orang tersebut berbakat memiliki janggut.

Janggut bagi kaum muslim adalah sunnah. Karena Nabi terdahulu menggunakannya untuk mendapatkan pahala. Terutama Nabi Muhammad. Banyak pria yang tidak pede ketika ia tampil dengan berjanggut. Namun karena janggut memiliki makna dan pahala. Jadi lelaki yang merasa malu tadi berkurang sedikit demi sedikit.

Hasil itu terungkap lewat penelitian yang pernah diterbitkan dalam jurnal Evolution and Human Behaviour. Riset tersebut melibatkan 351 responden wanita dan 177 responden pria. Para responden diminta melihat 10 foto pria dengan penampilan wajah berbeda-beda, mulai dari yang mulus hingga berjenggot lebat. Hasilnya, pria yang dianggap paling menarik oleh wanita adalah pria yang paling tebal jenggotnya.

SUMBER: https://www.vebma.com/unik/menurut-penelitian-semakin-panjang-janggut-seorang-pria-maka-ia-akan-semakin-maskulin/18403
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. Disini aku mau Sharing aja ya
    Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
    Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
    untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
    ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
    selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
    banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
    yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
    MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
    info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A

    ReplyDelete