TRIBUNBARAT.COM, BANDA ACEH - Tim Gabungan Resmob Subdit III Jatanras dan BKO Brimob Polda Aceh bersama Sat Reskrim Polres Aceh Besar menciduk Diauddin alias Udin Gajah Keng (40) di rumahnya di Gampong Paya Keureuleh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Sabtu (1/7). Eks kombatan GAM itu diciduk karena ditengarai telah memukuli istrinya menggunakan senjata api jenis pistol yang dia miliki.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan kepada Serambi mengatakan, penangkapan Udin Gajah Keng berawal dari laporan istrinya bernama Zurina kepada polisi dengan nomor laporan LP/77/VII/2017/SPKT Polda Aceh, Sabtu (1/7). Ia melapor bersama abang kandungnya ke Polda Aceh setelah mendapat perlakukan kasar dari Udin Gajah Keng, Jumat (30/6).

“Menurut pengakuan ada masalah antara mereka. Istrinya mengaku ada perlakuan kasar, mungkin karena tidak tahan ya melapor. Setelah itu, tim gabungan langsung menangkap pelaku di rumahnya pukul lima pagi tadi (kemarin),” kata Goenawan kepada Serambi.

Goenawan menjelaskan, pada Jumat (30/6), sekira pukul 21.00, Zurina, istri Udin Gajah Keng pulang ke kediaman abang kandungnya di Desa Beurandeh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. Zurina memilih pulang ke sana karena sebelumnya antara dirinya dengan Udin Gajah Keng telah terjadi keributan di rumah mereka. “Karen cek cok dan ribut, maka korban memutuskan untuk pulang ke rumah abangnya,” kata Goenawan.

Tidak lama korban berada di rumah abangnya, tiba-tiba saja suaminya datang. Saat itu, kata Goenawan, pelaku langsung mengasari korban menggunakan senjata api jenis pistol. Ia mengarahkan pistol ke arah korban sambil memintanya untuk kembali pulang ke rumah mereka. Pelaku beberapa kali memukuli tubuh korban dengan senjata api yang dipegangnya tersebut.

“Sehingga korban merasa kesakitan dan ketakutan. Namun, korban tetap bersikeras tidak mau pulang, meski mendapat perlakuan kasar,” kata Goenawan.

Menurut laporan polisi, pelaku saat itu juga mengancam korban agar tidak melapor kejadian itu kepada polisi. Namun, karena korban merasa ketakutan, akhirnya memutuksan untuk tetap melapor kejadian itu ke Mapolda Aceh didampingi abangnya. “Berdasarkan laporan tersebut, tim langsung memonitor keberadaan pelaku yang saat itu berada di rumahnya. Sekira pukul 05.00 WIB, langsung dilakukan penggerebekan dan pelaku ditangkap,” kata Kabid Humas.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis FN, peluru kaliber 9x19 mm sebanyak 47 butir, peluru kaliber 9x17 mm sebanyak delapan butir, dan peluru kaliber 7,62 mm satu butir.

Ditanya Serambi dari mana senjata itu diperoleh pelaku, Kabid Humas hingga tadi malam belum mau membeberkan secara detil. “Mungkin sisa konflik, yang pasti saat ini masih dalam pengembangan, kita tunggu saja ya,” pungkas Goenawan.

Saat ini, Udin Gajah Keng telah diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus KDRT tersebut. Menurut Goenawan, kasus itu mengarah kepada tindak pidana kekerasan/ penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. 

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/07/02/pukul-istri-dengan-pistol-udin-gajah-keng-ditangkap
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete