TRIBUNBARAT.COM, BANDA ACEH - Dalam beberapa hari terakhir, pengunjung yang datang ke Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, semakin membludak.

Masyarakat yang hadir ke sana, ingin menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman, pascarenovasi pemasangan 12 payung raksasa yang sekilas mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah.

Bukan hanya pengunjung yang ramai, para pedagang pun terbilang ramai. Para pedagang ini menjajakan berbagai dagangan mereka, mulai makanan, asesoris perempuan, hingga mainan anak-anak.

Amatan pada Jumat (30/6/2017), para pedagang tampak bertebaran di halaman masjid. Mereka mengambil tempat di bawah payung, sisi kiri dan kanan masjid.

Saat azan Ashar menggema beberapa saat lalu, para pedagang tampak tidak menutup lapak dagangan mereka. Azan menggema, namun proses jual beli antara pedagang dan pengunjung tetap berlangsung.

Alhasil, pengurus Masjid Raya Baiturrahman pun bereaksi. Menggunakan TOA, pengurus mendatangi pedagang, mereka mengimbau pedagang untuk menutup lapak dagangannya.

"Sudah azan, sudah azan. Tolong tutup, mari kita shalat berjamaah di dalam masjid," kata pengurus masjid melalui pengeras suara.

"Kami imbau untuk pedagang dan semua pengunjung, mari kita hentikan aktivitas kita semua dan mari kita shalat Ashar berjamaah," imbaunya. 

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/30/duh-buka-lapak-di-sekitar-payung-masjid-raya-saat-azan-pun-masih-berjualan
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini