TRIBUNBARAT.COM-  KMP Tanjung Burang yang selama ini melayani pelayaran Sabang-Banda Aceh, mulai Kamis (22/6) kemarin tak beroperasi karena rusak mesin. Akibatnya, ratusan kendaraan roda empat dan roda dua menumpuk di Balohan.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Abdurrani kepada Serambi Kamis (22/6) mengatakan, setelah beroperasi selama tiga pekan, mulai Kamis KMP Tanjung, kembali berhenti berlayar melayani pengangkutan penumpang dan barang dari Sabang ke Banda Aceh dan sebaliknya.

Tak berlayarnya KMP Tanjung Burang itu disebabkan karena mesin induknya rusak. Kerusakan yang mengakibatkan oli tidak naik itu terjadi saat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Rabu (21/6) sore. Kini mesin kapal yang rusak itu sudah dibongkar, dan diperkirakan paling cepat tiga hari baru selesai diperbaiki.

Untuk pengangkutan penumpang dan barang pada mudik lebaran ini PT ASDP hanya mengandalkan KMP Papuyu yang kapasitas jauh lebih rendah, yakni 100 penumpang dan tujuh unit mobil. Sementara KMP BRR hingga kini masih di Belawan. “Informasi dari PT ASDP, KMP BRR sudah selesai docking dan kini sedang uji coba. Jika tidak halangan Sabtu sudah kembali ke Aceh untuk melayani pelayaran Banda Aceh-Sabang,”katanya.

Akibat kejadian ini menyebabkan ratusan calon penumpang yang akan mudik lebaran di kampung halaman terpaksa menyeberang dengan kapal cepat yang berlayar empat trep. Bukan hanya itu akibat kerusakan kapal roro yang sudah berusia lanjut itu, juga mengakibat seratusan mobil pribadi dan seratusan sepeda motor tertahan di Pelabuhan Balohan.

“Keenderaan itu sudah menumpuk di Balohan selama tiga hari tiga malam. Jika KMP BRR tak kembali pada dalam dua hari ini, maka banyak warga yang batal mudik lebaran karena mobilnya tertahan,”kata Abdurrani. Sementara Kapten KMP BRR Muhammad Noer mengatakan, kapal yang dinakodainya sudah selesai docking dan sudah selesai uji coba. “Tapi belum bisa dipastkan kapan bisa kembali ke Aceh, karena kemudi masih bermasalah,” ujar Muhammad Noer.

Dampak lain dari mogoknya KMP Tanjung Burang yaitu tak terangkutnya truk pengangkut sayur-mayur dan barang sembako lainnya ke Sabang. Sehingga sayur-sayuran dalam mobil mulai layu dan membusuk. Selain itu juga cukup banyak mobil pribadi yang tertahan di Ulee Lheue dan Balohan.

Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Rusmansyah kepada Serambi mengatakan, pelayaran hanya bisa dilayani oleh KMP Papuyu, yang dialihkan dari rute Banda Aceh-Pulo Nasi, Pulo Aceh yang kapasitanya terbatas.

Katanya, para penumpang bisa terangkut dari Ulee Lheue ke Balohan menggunakan tiga unit kapal cepat masing-masing empat trip. Selain terbatas dalam mengangkut kendaraan roda empat, Papuyu juga sangat lambat, untuk rute Ulee Lheue-Balohan Sabang ditempuh dalam waltu mencapai 3,6 jam

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/23/ratusan-kenderaan-menumpuk-di-balohan
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini

Nina Tun said...

Disini aku mau Sharing aja ya
Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A