TRIBUNBARAT.COM - SAYA adalah seorang korban yang tidak diperpanjangkan lagi kontrak di Dinas Pendidikan Aceh pada 2017 ini. Pemberhentian kami tanpa alasan yang jelas. Setelah enam bulan menunggu SK tak kunjung keluar.

Hingga APBA 2017 disahkan dan ini sudah memasuki bulan ke-6 APBA disahkan, SK yang ditunggu tak kunjung keluar. Akhirnya saya dapat kabar bahwa SK kontrak kami tidak diperpanjang lagi. Saya dan teman-teman lainnya berusaha mencari penyebab tidak diperpanjang kontrak.

Alhasil, setelah kami telusuri perasaan kami dibalut rasa kecewa dan marah. Betapa tidak, pemberhentiaan kami tanpa alasan yang jelas ternyata dimanfaatkan oleh Kepala Dinas, Kepala bidang (Kabid) serta sejumlah Kasubbag di jajaran Disdik Aceh memasuki sanak-saudaranya untuk menduduki posisi kami sebelumnya. Mengapa kami dikorbankan?

Ini sungguh keterlaluan. Perlu diketahui, penerimaan tenaga kontrak baru Disdik Aceh tanpa melalui proses seleksi yang sesuai. Saya dan teman-teman sah saja dikeluarkan dan kami ikhlas, tetapi disertai dengan bukti-bukti apa yang menyebabkan kami harus dikeluarkan. Kalau karena nepotisme kami dikeluarkan, kami tak ikhlas.

Untuk itu, saya dan kawan-kawan yang dipecat tanpa alasan yang jelas, berharap kepada Gubernur Aceh, DPRA, Ombusdman RI serta pihak berwenang lainnya, agar sudi kiranya mengevaluasi penerimaan tenaga kontrak di Disdik Aceh, yang sarat dengan muatan nepotisme dengan mengabaikan potensi-potensi pekerja yang sudah sekian lama bekerja di Disdik Aceh. Terima kasih.

Fajrizal, S.Pd
Mantan Tenaga Kontrak Subbag Kepegawaian Disdik Aceh. Email: fajribugak@gmail.com

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/22/memasukkan-saudara-sendiri-mengapa-kami-dikorbankan
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini