TRIBUNBARAT.COM - SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya mengawal sejumlah lokasi wisata di beberapa kecamatan di Nagan Raya. Data yang diperoleh Serambi polisi disebar di kawasan wisata Krueng Isep dan Irigasi Jeuram, Kecamatan Beutong serta di kawasan Pantai Indah Naga Permai dan Pantai Seunagan, Kecamatan Kuala Pesisir.

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi kepada Serambi kemarin mengatakan penyebaran petugas sejak hari pertama Lebaran Idul Fitri 1438 H hingga kemarin ke sejumlah lokasi wisata untuk memberi rasa aman bagi masyarakat berwisata menikmati libur panjang. Selain itu, penempatan polisi juga untuk keamanan sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan. “Kita juga berkoordinasi dengan penjaga pantai, supaya melarang pengunjung mandi laut karena arusnya sangat deras,” tutur Mirwazi.

Masih terkait dengan liburan Lebaran Idul Fitri, dari Kota Subulussalam dilaporkan hingga hari kelima Idul Fitri 1438 H sejumlah lokasi wisata bernuansa alam di Kota Subulussalam masih diserbu pengunjung. Pantauan Serambi di lapangan, masyarakat datang menggunakan sepeda motor, angkutan umum bahkan kendaraan truk colt diesel menuju objek wisata.

Seperti Pemandian Alam Indah, Lae Pendulangan, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat dan Air Terjun SKPC dan Pemandian Penuntungan, Kolam Renang Pulau Penang, Penuntungan, Kecamatan Penanggalan. Bahkan sejak hari kedua lebaran, pemandian Alam Indah dan Air Terjun Penuntungan serta Kolam Renang Pulau Penang terus dipadati pengunjung.

Sebagian besar pengunjung berasal dari Subulussalam namun tak sedikit datang dari beberapa daerah lain seperti dari Aceh Singkil. Objek wisata Lae Pendulangan dan Air Terjun Penuntungan, dan kolam renang Pulau Penang adalah tiga lokasi rekreasi alam yang menyediakan fasilitas pemandian bersih, asri dan alami. Sebaliknya, masyarakat Kota Subulussalam juga mendatangi lokasi wisata di kabupaten tetangga seperti Aceh Singkil dan Aceh Selatan bahkan hingga ke Aceh Barat Daya dan Sumatera Utara.

Warga juga memadati wisata Pulo Sarok dan Pantai Gosong di Aceh Singkil seraya menikmati pemandangan laut lepas serta memancing. Sejumlah pengunjung yang ditemui Serambi mengaku merasa nyaman berlibur ke lokasi rekreasi tersebut.

Sementara itu Tim Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mengimbau warga yang berekreasi ke pantai tidak mandi di laut. “Harapan kami tidak ada warga yang mandi untuk menghindari kejadian buruk. Ini demi keselamatan,” kata Koordinator Rescue BPBD setempat Kismar Turangga kepada Serambi kemarin.

Kismar menyatakan sejak dua hari terakhir timnya bersama Basarnas Pos Meulaboh intensif melakukan patroli dan pengawasan di pantai yang ramai didatangi warga. Kawasan yang menjadi target pemantauan adalah di Suak Geudebang, Kecamatan Samatiga yang merupakan lokasi warga yang ramai didatangi sebagai objek wisata pascalibur panjang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.

Menurutnya pemantauan dilakukan hingga Minggu (2/7) yang merupakan hari terakhir libur panjang. Karena itu warga diminta untuk tidak mandi di laut sehingga terhindar dari kasus tenggelam. Ia mengatakan pada Kamis (29/6) tim Basarnas Meulaboh juga mengawasi pantai Suak Gedebang yang dilengkapi dengan anggota tim dan speedboat.

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/30/polisi-kawal-lokasi-wisata
Bagikan:

2 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete