TRIBUNBARAT.COM - BANDA ACEH - Kasus pencurian mobil Toyota Rush BL 778 AN milik Koordinator Tagana Dinsos Kota Banda Aceh, Sulaiman Ibrahim menyedot perhatian masyarakat.

Saat dihadang dan ditangkap oleh aparat Polsek Peureulak, di dalam mobil curian itu pelaku bersama anak, istri, dan mertuanya.

 
Laporan dari sumber-sumber kepolisian yang di-shera ke media sosial menyebutkan, penghadangan dan penangkapan mobil Toyota Rush BL 778 AN milik Sulaiman Ibrahim (Koordinator Tagana Dinsos Banda Aceh) dilakukan oleh aparat Polsek Peureulak, Aceh Timur sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu (28/6/2017).

Penghadangan dan penangkapan itu dilakukan setelah polisi mendapat informasi bahwa mobil curian itu akan melintas dari arah Langsa ke Idi.

Saat dilakukan penangkapan, di dalam mobil pelaku yang tercatat bernama Safarwan (46), warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe bersama seorang anaknya, istri, dan mertua.

Pelaku mengaku sedang dalam perjalanan untuk silaturahmi Lebaran.

Pengakuan pelaku kepada polisi, dia mengambil mobil tersebut karena khilaf tidak punya uang untuk Lebaran,

Dalam melakukan aksinya dia mengaku tidak melibatkan orang lain karena waktu itu kunci mobil ditemukannya di tempat istirahat keluarga pasien depan IGD RSUZA Banda Aceh.

Sebelumnya, informasi penemuan mobil tersebut disampaikan langsung oleh pemiliknya, Sulaiman Ibrahim kepada Serambinews.com, Kamis (28/6/2017) malam.

"Sekarang saya sedang dalam perjalanan ke Aceh Timur. Mobil sudah diamankan di Polres Aceh Timur," kata Sulaiman yang juga Koordinator Tagana Dinsos Kota Banda Aceh

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/28/saat-dihadang-polisi-pencuri-toyota-rush-bersama-anak-istri-dan-mertua
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini