TRIBUNBARAT.COM - Arus mudik di tiga ruas jalan nasional meliputi Meulaboh (Aceh Barat)-Calang (Aceh Jaya), Meulaboh-Geumpang (Pidie) dan Meulaboh-Nagan Raya kemarin mulai dipadati pemudik. Beberapa sopir L-300 di Terminal Bus Meulaboh kepada Serambi, Kamis (22/5) mengatakan jumlah penumpang yang mudik ke berbagai wilayah mulai meningkat, terutama tujuan Banda Aceh atau sebaliknya serta Medan dan sebaliknya. “Sejauh ini jumlah warga yang mudik terjadi penambahan,” kata Rian, sopir jalur Meulaboh-Banda Aceh kepada Serambi.

Sopir lain menambahkan kendaraan yang memadati jalan Meulaboh-Banda Aceh, Meulaboh-Geumpang dan Meulaboh-Tapaktuan bukan saja kendaraan umum, tetapi juga kendaraan pribadi. Informasi lain dari posko mudik Aceh Barat menyebutkan tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri arus lalu lintas berjalan lancar. “Untuk jalur transportasi lancar dan tidak ada kasus kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas AKP W Rahmat Jayadi.

Kapolres Teguh Priyambodo Nugroho saat pembukaan operasi Ramadniya menyebutkan untuk memberi pengamanan Lebaran Idul Fitri pihaknya membuka dua posko mudik di Gardu Lantas kompleks kota dan satu lagi di Suak Raya jalan Meulaboh-Banda Aceh.

Sementara itu Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Sinabang, Jumat (23/6) di Pelabuhan Samatiga Aceh Barat mengangkut semua penumpang yang mudik ke Sinabang, Kabupaten Simeulue. “Semua berhasil terangkut. Penumpang ada mencapai sekitar 300 orang,” kata Kepala Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Meulaboh Desrizal kepada Serambi kemarin.

Menurutnya keberangkatan kapal feri kemarin ke Sinabang merupakan keberangkatan terakhir membawa pemudik Lebaran Idul Fitri ke Sinabang yang beberapa hari ke depan akan memasuki masa libur. Desrizal menyatakan kapal feri akan kembali berlayar pada 29 Juni 2017 dari Sinabang ke Meulaboh pascalebaran Idul Fitri. “Pelayaran hari ini (kemarin) berjalan baik,” tambah Kepala UTPD Pelabuhan Penyeberangan Samatiga dari Dinas Perhubungan Aceh Barat Zulkifli.

Sementara itu seorang sopir angkutan umum ditemukan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji kepada Serambi mengatakan kasus tersebut terungkap saat Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Aceh Selatan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan melakukan tes urine terhadap sopir dan kernet angkutan mudik Lebaran di Jalan T Ben Mahmud Tapaktuan atau tepatnya di depan Pos Pengamanan Lebaran 2017, Jumat (23/6).

Sopir angkutan umum yang positif mengonsumsi narkoba jenis sabu itu selanjutnya membuat surat pernyataan akan menjalani rehabilitasi. Operasi Ramadniya Rencong 2017 Pengamanan Arus Mudik Hari Raya Idul Fitri 1438 H ini juga dipantau langsung Kepala BNNK Kabupaten Aceh Selatan Nuzulian berserta staf BNNK, Kasat Lantas AKP Iwan Haji dan personel Satlantas Polres Aceh Selatan serta personel Satnarkoba Polres Aceh Selatan.

“Selain melakukan razia kendaraan kita melakukan pemeriksaan urine bagi para pengemudi kendaraan bermotor terutama kepada para sopir angkutan umum,” kata AKP Iwan Haji. Pantauan Serambi razia dilakukan terhadap puluhan kendaraan angkutan umum seperti truk dan bus. Angkutan umum tersebut diberhentikan dan menurunkan penumpang secara mendadak. Sedangkan sopir kemudian menjalani tes urine yang dilakukan BNNK Aceh Selatan. “Alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar,” kata AKP Iwan Haji.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/24/pemudik-padati-lintas-barat
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete