TRIBUNBARAT.COM - NASI ini menjadi yang paling terkenal dari makanan percampuran berbagai budaya. Terbuat dari nasi, rempah dan daging, kata Biryani atau Briyani diambil dari bahasa Urdu yang merupakan bahasa resmi kerajaan Mughal, kesultanan Islam terkenal di India. Bahasa ini mempunyai kaitan dekat dengan bahasa Persia di Semenanjung Arab.

Asal katanya yaitu Birian yang berarti gongseng sebelum dimasak dan Birinj bermakna nasi. Asal usul nasi lezat ini memiliki beberapa versi namun yang paling terkenal adalah cerita ketika Mumtaz Mahal, istri dari Shah Jahan yang kemudian menginspirasi Taj Mahal. Sang ratu suatu kali datang ke barak tentara Mughal dan ia melihat banyak prajurit yang lemas dan kekurangan nutrisi lalu ia memerintahkan koki untuk memasak nasi dan daging untuk kesehatan dan nutrisi para pejuang tersebut dan hasilnya adalah olahan Biryani.

Memasak menu ini dengan sempurna dengan cara memadukan beragam rempah dan kemudian dimasak menggunakan arang yang menghasilkan asap dan tentu saja membuat aroma yang lezat. Rempah rempah tentunya memainkan peran penting pada rasa nasi ini, paling banyak ada 15 jenis yang digunakan. Ayam dan daging merupakan pelengkap lainnya namun di beberapa wilayah lain juga menggunakan udang, kepiting bahkan ikan namun lebih enak lagi dengan perpaduan daging domba muda atau biasa dikenal dengan Mutton Biryani. Dulu bahkan air mawar juga digunakan saat proses memasaknya. Beras yang digunakan untuk menu ini biasanya adalah Basmati yaitu yang sedikit lebih lonjong dan pipih dan berupa vegetas beras dari India.

Beragam Biryani tercipta di negara, budaya, beragam bahan dan cara memasak membuat nasi ini mempunyai rasa yang berbeda. Nasi ini India sendiri beda daerah maka akan menghasilkan rasa yang tak sama begitu pula dengan nasi Biryani di Semenanjung Arab, Malaysia dan bahkan daerah Aceh juga mempunyai nasi ini dengan cita rasa yang berbeda. sebaran nasi ini juga erat kaitannya dengan proses penyebaran Islam. Walaupun dengan banyaknya jenis tetap saja Biryani India terlebih yang berasal dari daerah Hyderabad tetap unik dan atau mau mencoba Biryani ala kerajaan Mughal.

Bahan
• 1 kg daging kambing/atau ayam tanpa tulang (baiknya bagian paha dan dada) potong ukuran sedang
• ½ kg beras basmati (bisa kita ganti dengan beras biasa kalau tidak ada)
• 4 siung bawang bombay iris tipis
• 2 sendok teh bawang putih dihaluskan
• 2 sendok teh jahe dihaluskan
• 3 siung bawang merah besar iris tipis
• 3 cabai hijau iris tipis
• 1 genggam daun mint iris cincang halus
• 1 genggam daun ketumbar cincang halus
• 1 sendok teh bubuk cabai merah
• 10 helai saffron atau bubuk (dapat diganti dengan kunyit)
• ½ cangkir susu tawar
• 2 cangkir yogurt tawar
• 3 sendok makan juice lemon
• 2 sendok teh ghee atau minyak samin (pakai mentega bisa juga boleh jika tidak ada)
• ¾ cangkir minyak
• Garam secukupnya
• ½ sendok teh masala bubuk

Bahan untuk membuat bumbu halus
• 7 cengkeh
• 4 kapulaga
• ½ inci kayu manis
• ½ sendok teh lada

Bahan untuk kukus nasi

• 7 cangkir air
• 1 sendok teh minyak
• 2 mace – nama rempah (bisa tidak digunakan)
• 2 cardamon hitam
• 4 cardamon hijau
• 3 kayu manis
• 6 cengkeh
• 2 daun salam
• ½ sendok teh lada hitam
• ½ sendok teh biji jeera

Cara Membuat
• Kukus nasi dengan semua bahan untuk mengukus nasi. Tambahkan sedikit minyak dan garam. Kukus nasi sampai ¾ matang jangan sampai lembek
• Rendam saffron dalam susu, sisihkan
• Goreng bawang sampai kecokelatan dan giling kasar setelah dingin
• Gosok jahe dan bawang putih yang telah dihaluskan pada ayam lalu tambahkan bubuk cabai, garam, setengah irisan ketumbar dan mint, jus lemon, cabai hijau, bawang, minyak yang dipakai untuk menggoreng bawang, yogurt dan rempah lainnya.
• Rendam ayam selama 2 jam
• Masak ayam dengan semua bumbunya sampai daging menjadi lembut tapi bumbu tidak kering sepenuhnya.
• Angkat nasi dalam piring
• Siapkan wajan lain yang telah diolesi ghee
• Letakan setengah nasi pada lapisan bawah lalu lapisi dengan setengah dari ayam dan begitu seterusnya untuk membuat dua lapisan
• Taburi dengan susu yang sudah dicampur saffron, daun mint dan dau ketumbar
• Tutup panci dan masak dengan api sedang hingga nasi matang
• Pindahkan nasi kedalam piring dengan hati-hati dan nasi biryani siap disantap.

Kita bisa mengganti olahan ayam dengan daging kambing. Sajikan nasi selagi hangat dan biryani ala hyderabad siap untuk disantap dan pastinya yummy. Selamat mencoba

sumber: http://www.acehkita.com/nasi-biryani-ala-india/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini