TRIBUNBARAT.COM - SUKA MAKMUE, Aparat kepolisian di Nagan Raya, Senin, malam sekitar pukul 23.30 WIB, menangkap tiga orang pelaku yang diduga sedang melakukan pesta sabu-sabu di sebuah bekas kandang kambing (weu kameng) di kawasan Gampong Sumber Daya, SP 3, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya.

Mereka yang ditangkap itu diantaranya Eko Kuntoro (35) dan Siti Musiah (31), yang merupakan pasangan suami istri (pasutri). Dalam kasus ini, kedua pelaku diduga kuat sebagai pengedar dan penjual sabu.

Seorang tersangka lain yang berhasil ditangkap polisi dalam kasus tersebut adalah Nasrullah (43), seorang pria yang berprofesi sebagai sopir truk pengangkut batu gajah. Ia mengaku sebagai warga Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua paket sabu-sabu beserta bong yang masih terdapat sabu-sabu yang sedang digunakan pelaku saat ditangkap polisi. Bahkan, polisi juga berhasil mengamankan hanphone milik tersangka serta dua bungkus sabu yang diduga telah dipakai pelaku.

Kapolres Nagan Raya AKBP Agus Andrianto SIK melalui Kasat Narkoba Ipda Syamsul Arifin kepada sejumlah wartawan, Selasa (28/4) kemarin mengatakan, penangkapan terhadap pelaku itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengaku resah terkait peredaran sabu-sabu di wilayah ini.
Berbekal informasi tersebut, polisi langsung bergerak ke lokasi penangkapan karena sebelumnya telah mendapatkan laporan, sedang terjadi pesta sabu-sabu di kawasan Sumber Daya, SP3, Kecamatan Tadu Raya. “Pelaku merupakan penjual dan pemakai sabu-sabu. Usai menjual kepada pembeli, mereka malah menggunakan sabu-sabu secara bersama-sama di bekas kandang kambing yang tak jauh dari rumah penjual,” kata KBO Narkoba Polres Nagan Raya, Ipda Fadli.

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, pasangan suami istri itu mengaku mendapatkan sabu-sabu dari seorang pria dengan julukan Belanda. Paket sabu-sabu yang dibeli dari pria dengan nama samaran Belanda itu sebesar Rp 200.000 per paketnya.

Dihadapan wartawan dan polisi, Eko Kuntoro yang sebelumnya tinggal di Medan, Sumatera Utara, juga membantah bahwa dirinya pernah terlibat dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Medan beberapa waktu lalu. Bahkan ia mengaku baru menjalankan bisnis haram sebagai penjual sabu sekitar dua bulan yang lalu.

Selama ini ia mengaku berprofesi sebagai pendodos sawit. Namun akhirnya malah banting setir menjadi pengedar dan penjual ganja yang dilakoni bersama istrinya.

Sedangkan Nasrullah yang tercatat sebagai warga Tangse, Kabupaten Pidie mengaku sudah tiga kali membeli dan memakai sabu-sabu bersama pelaku. Ia mengaku ketagihan menggunakan narkotika tersebut.

Kini, ketiga tersangka terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolres Nagan Raya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan ancaman pidana paling lama selama sepuluh tahun.

SUMBER: http://www.lintasnasional.com/2015/04/30/di-nagan-raya-pasangan-suami-isteri-kepergok-pesta-sabu-di-kandang-kambing/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini