Tribunbarat.com - Saya sudah gak tahan lagi untuk membahas soal Kaum Sodom terlaknat ini!

ARGHHH!!!
Ini kaum yang seharusnya di serang.
Ini alasan kita harus BERSATU.

Bayangiiiinnnn...
Jumlah perempuan di bumi udah semakin meningkat, eh tu lekong malah make tititnya buat main pedang-pedangan dengan sesama. πŸ™Š

Akhirnya, timbullah valakor-valakor yang ngerebut lakik orang. Karena lakik yang waras udah miniiimmmm. Apalagi lakik yang waras, ganteng dan baik hati. Langkaaaa... Untung Raisa sudah ngekepin satu. wkwkwkwk

BERITA : 144 H0m0 yang berhasil diringkus polisi ketika melakukan pesta s3ks di sebuah Gym ternama di Jakarta. yang ditangkat mulai dari penari telanjang/gigolo, event organizer hingga peserta acara. Semuanya bugiillll.

Lantas, apakah kita masih bertanya kenapa terlalu banyak musibah yang menimpa negeri ini?

Terus, timbul pertanyaan tentang kenapa harus di gym penyebaran h0mo?

Karena gym adalah tempat yang paling gak sterilπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Ketika mempelajari tentang strain bakteri bersama suhu menuk Kiki, sampailah kami pada salah satu strain bakteri yang resisten terhadap antibiotik individu. Bakteri inilah yang memengaruhi hormon dan sinyal otak manusia. Jadinya, pindah gender atau pindah orientasi seksual.

Nama bakteri ini adalah staphylococus aureus.

Coba aja browsing staphylococus aureus and homosexuality akan ada beberapa jurnal yang membuktikan peran bakteri ini pada perubahan orientasi seksual.

Nah, bakteri ini beredar pada darah dan memengaruhi sistem kerja saraf pusat. Tapiii mangkalnya di bawah lapisan kulit dan kelenjar keringat. Jadiii bergesekan keringat dengan homo bisa menyebabkan kontaminasi, sebenarnya. Tapi, sekarang tergantung pada kondisi kesehatan manusia itu sendiri. Kalau orangnya sehat dengan mental yang sehat juga, infeksi bakteri gak akan parah.

Kenapa di gym?

Pernah ke gym?
Ada gak yang bersihkan alat gym abis dipake?
Gak ada!
Abis dipake si A dan jelas di situ nempel keringat terus dipake sama Si B. Nah, cowok berotot kebanyakan exhibitionist yah... pamer otot, pake kaos ketat atau malah gak pake kaos sama sekali. Kontak inilah yang bikin si bakteri cepet nyebar.

Apalagi kalau sudah pernah melakukan anal atau oral s3ks. Jelas sekali penularan bakteri ini. Makanya biasanya orang yang memiliki penyimpangan seksual ini juga memiliki masalah kelainan mental (depresi, OCD, anxiety, anger, dan perilaku menyimpang lainnya) dan masalah kesehatan tubuh.

Pengembangan penyembuhan homoseksual menggunakan antibiotik IV dan suplemen pendukung untuk penyembuhan kaum ini. Namun, pengobatan ini dikecam sama pendukung eLGBT karena mereka merasa tidak sakit. Kalau saya sih bilang mereka takut. Hahahaa... (Jadi inget film x-men)

Tau film world war z?
Film itu mantep bener.
Bakteri akan selalu mencari inang sehat. Mereka akan selalu ingin menduplikasi diri.

Begitu pula dengan kaum hom0 ini yang akan selalu mencari teman karena pengaruh di otak mereka seperti itu. Kaum homo tidak akan bisa berkembang biak karena sperma tidak diciptakan untuk membuahi jakun atau usus besar. Satu-satunya cara menduplikasi diri adalah dengan menyebarkan penyakit mereka. Penularan dan penularan.
Jelas mereka ngeri lah kalau sampai kaum mereka disembuhkan.

Sekitar 3 tahun lalu, saya diskusi di grup bule tentang h0mo. Komen saya tentang adanya bakteri staphylococus dikecam banyak orang. Tapi, di antara kecaman itu ada orang-orang yang menjelaskan perihal bakteri ini dengan lebih baik. Ternyata, memang studi mengenai hal ini sedang dilakukan dengan intensif dan mendapat perlawanan keras dari Kaum Sod0m ini.

Jika Anda hom0 dan Anda merasa tersiksa dengan kehomoan Anda, berbahagialah karena itu daya tahan tubuh Anda yang sedang berperang melawan bakteri.

Kenapa agama dikatakan bisa menyembuhkan homo?

ya, karena fitrahnya manusia selalu dekat sama Tuhan. Ketika dekat dengan Tuhan, tubuh akan menjadi tenang dan rileks. pada masa inilah metabolisme tubuh bekerja dengan baik dan bisa menghasilkan antobodi untuk membuang bakteri dan toksin-toksinnya. Apalagi kalau diri sendiri memiliki keinginan untuk berubah, mendapat dukungan keluarga dan teman-teman dekat dan memperbaiki pola hidup sehat.

Ketahuilah, Wahai Kaum Otak Biji Cabe, keberadaan kalian bukan hanya membuat resah masyarakat. Perilaku kalian tidak hanya membuat khawatir gadis-gadis single, tetapi juga kami perempuan yanmg bersuami ini. Emak-emak berdaster kudu menjaga suaminya lebih erat lagi agar tidak dikremes sama Valakor-Valakor haus kasih sayang suami orang.

Ketahuilah, Bapak-bapak... Six packs bisa dibuat di mana saja. Gak perlu ke tempat gym kalau memang niat. Olah raga berdua istri juga bisa menghasilkan perut roti sobek jika dilakukan dengan rutin dan benar.

Mamak-mamak, eratkan persatuan!
Singkirkan Hombreng dan ganyang valakor!

(Hanny Dewanti)

sumber: https://www.facebook.com/luvatda1stbite/posts/10210852572448843
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. PROMO FREECHIP KETUPAT LEBARAN 2017

    Dalam Memperingati Idul Fitri 1438 Hijriah,Kami Selaku POKERAYAM Agen Poker Terbesar Se-Indonesia mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, Untuk merayakan Hari Kemenangan ini kami selaku agen POKERAYAM akan mengadakan promo menarik dihari kemenangan demi keberuntungan member kami yang setia, Berikut Promo Ketupat Lebaran 2017 yang akan kami berikan :

    1. Promo Freechip ketupat lebaran berlaku tgl 26 - 27 juni 2017
    2. Bonus Freechip lebaran 50.000 untuk 100 userid.
    3. Promo berlaku untuk member lama dan baru.
    4. Untuk mendapatkan freechip minimum pernah melakukan deposit minimal Rp.50.000
    5. Syarat melakukan Withdraw minimum melakukan Turn Over 1x bonus freechip yang diberikan.
    6.Untuk informasi lebih lanjut hubungi customer service kami.

    Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi dari anda semua, Semoga anda semua diberikan keberuntungan yang melimpah dan sukses selalu.
    Dapatkan Freechip Ketupat Lebaran dan Rayakan Hari Kemenangan Bersama Kami.
    POKERAYAM Mengucapkan Minal Aidin Walfa Izin Mohon Maaf Lahir Dan Batin.
    Blogspot : pokerayampromolebaran.blogspot.com
    LiveChat : https://goo.gl/5tD6ZL
    BBM : D8E5205A



    ReplyDelete