TRIBUNBARAT.COM, Jakarta -  Dari masa ke masa, selalu ada tren unik muncul di media sosial. Belakangan, banyak bermunculan penggemar tato memamerkan ketiak yang telah dipercantik dengan aneka gambar permanen di permukaannya.

Bagi sebagian orang, khususnya penggemar tato, mungkin tren ini sangat menarik. Namun untuk membuat tato di ketiak, sama sekali tidak mudah. Salah seorang seniman tato di Inggris, Kevin Paul menyebutnya salah satu yang paling menyakitkan.

Ketiak bisa jadi salah satu tempat yang paling menyakitkan, karena kita punya banyak sekali saraf menjalar di sana," kata Kevin yang pernah menato Ed Sheeran, dikutip dari Huffingtonpost UK.

Situs perawatan ketiak herpits bahkan menyebut, bau darah akan langsung tercium ketika membuat tato di area tersebut. Konon, karena letak ketiak cukup dekat dengan hidung. Oleh karena itu pula, pengidap hemofilia yang mengalami masalah dengan pembekuan darah, dianjurkan untuk berpikir ulang sebelum mengikuti tren ini.

Sakitnya menato area ketiak diakui oleh beberapa orang yang telah melakukannya, dan ikut mengunggah fotonya di instagram. Bahkan sejak persiapannya, karena area tersebut ditumbuhi banyak rambut, cukur saja dikatakan tidak cukup. Butuh waxing untuk membuatnya benar-benar bersih sehingga bisa ditato dengan benar.

Makin aneh-aneh aja kelakuan orang demi mencarii sensasi.
Setahuu gw emang bahaya bikin Tato di area tertentu termasuk di ketiak. Betul selama ada bulu rambut akan ada urat-urat syaraf.
Ngeri.. jangan coba-coba deh

sumber: http://forum.detik.com/ngetrend-pamer-tato-di-ketiak-di-instagram-bikinnya-sakit-banget-t1560171.html?query-string
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. Hanya modal 10 ribu bisa mendapatkan JUTAAN
    Silahkan kunjungi https://goo.gl/5tD6ZL
    Minimal Deposit 10.000
    Minimal Penarikan dana 25.000
    Dan dapatkan Jackpot Ratusan Juta Rupiah
    Bonus Cashback Turn Over 0,5% Setiap minggu
    Dapat Bermain Pada ANDROID DAN IOS
    Pelayanan 24 jam Tanpa Batas
    Bisa juga hubungi , info :
    BBM : D8E5205A

    ReplyDelete