TRIBUNBARAT.COM -  BANDA ACEH - Mobil Toyota Rush BL 778 AN warna hitam yang hilang di parkiran RSUZA Banda Aceh, Senin tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB, (25/6/2017) akhirnya ditemukan di wilayah Aceh Timur melalui satu aksi penghadangan yang tergolong dramatis oleh pihak Polsek Peureulak Kota, Rabu (28/6/2017) sore sekitar pukul 16.15 WIB.

Informasi penemuan mobil tersebut disampaikan langsung oleh pemiliknya, Sulaiman Ibrahim kepada Serambinews.com, Kamis (28/6/2017) malam.

"Sekarang saya sedang dalam perjalanan ke Aceh Timur. Mobil sudah diamankan di Polres Aceh Timur," kata Sulaiman yang juga Koordinator Tagana Dinsos Kota Banda Aceh.

Sulaiman menceritakan, sejak kasus kehilangan mobil tersebut pihaknya langsung melaporkan ke polisi sambil menyebar informasi ke jaringan Tagana, RAPI, dan pihak lainnya.

Pada Selasa (27/6/207), Koordinator Tagana Aceh Timur melaporkan sempat melihat mobil tersebut bergerak ke arah Medan sehingga terus dikoordinasikan dengan Tagana dan pihak RAPI Aceh Tamiang untuk diteruskan ke pos-pos polisi di sepanjang jalur tersebut termasuk pos perbatasan Aceh-Sumut.

Namun hingga malam harinya, tak ada laporan mobil itu melintas. Diperkirakan mobil masuk ke kawasan perkampungan wilayah Aceh Timur, Langsa atau Tamiang.

Menurut Sulaiman Ibrahim, sekitar pukul 15.45 WIB, Rabu (28/6/2017), adik perempuannya bernama Nurazizah yang sedang berkendaraan dengan sepeda motor dari Peureulak ke Langsa secara kebetulan melihat sepintas mobil abangnya melaju dari arah Medan ke Banda Aceh.

"Adik saya sempat berhenti di pinggir jalan dan melihat sepintas nomor polisi mobil. Hanya yang terlihat dari arah belakang 778, tak pasti apakah BK atau BL," kata Sulaiman.

Yakin itu mobil abangnya, Nurazizah menelepon abangnya di Banda Aceh dan selanjutnya sang abang menelepon adiknya yang lain di kawasan Alue Nireh agar segera ke luar ke pinggir jalan untuk memastikan laporan Nurazizah karena mobil sedang mengarah ke Banda Aceh.
"Adik saya yang di Alue Nireh sempat melihat mobil melintas dan memastikan nomor polisinya BL 778 AN. Langsung saja dia hubungi saya dan saya secepatnya menelepon ke Polsek Peureulak supaya dihadang," kata Sulaiman.

Berdasarkan laporan yang diterima Sulaiman, proses penghadangan yang dilakukan pihak Polsek Peureulak Kota berlangsung dramatis dengan mendorong sebuah becak ke tengah jalan disebabkan mobil target semakin dekat.

"Pelakunya sudah ditahan untuk proses pengusutan lebih lanjut. Mobil sudah diamankan ke Polres Aceh Timur di Peudawa," kata Sulaiman sambil memberikan apresiasi kepada semua pihak, terutama aparat kepolisian atas kerjasama yang baik.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian mengenai identitas pelaku.

Namun dari pihak korban didapat informasi kemungkinan kunci mobil diambil pelaku dari tempat istirahat keluarga pasien di depan IGD RSUZA Banda Aceh, ketika Sulaiman sedang mengurus perawatan anaknya yang mengalami kecelakaan di Bireuen.

"Kunci itu memang saya tinggalkan di tempat kami duduk-duduk agar memudahkan bagi anggota keluarga yang lain mengambil barang di dalam mobil saat saya berada di ruangan. Ternyata itu dimanfaatkan oleh pelaku," kata Sulaiman.

Seperti diberitakan, pada hari Minggu (25/6/2017) atau bertepatan 1 Syawal 1438 H Sulaiman mendampingi anaknya yang dirujuk ke RSUZA akibat kecelakaan di Bireuen.

"Abang saya tinggal di Batoh Banda Aceh, beliau mudik Lebaran ke Bireuen. Saat di Bireuen anak beliau kecelakaan sehingga harus dirujuk ke RSUZA," kata Saktyan.

Sekitar pukul 22.00 WIB mobil diarahkan ke lokasi parkir setelah sebelumnya sempat parkir di dekat IGD.

Ketika masuk area parkir, sistem tiket otomatis tidak berfungsi sehingga langsung masuk.

Setelah beberapa jam parkir, pemilik mobil menyadari kehilangan kunci sehingga dicari sampai ke mobil. Saat itulah diketahui mobil sudah tidak ada di parkiran.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/28/toyota-rush-yang-hilang-di-rsuza-dihadang-di-aceh-timur
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini