TRIBUNBARAT.COM - Jika anda memutuskan untuk budidaya anggur maka anda harus memahami kebutuhan makanan mereka. Mustahui rasanya jika dengan cara budidaya anggur agar cepat berbuah tanpa perlakuan yang tepat bisa menghasilkan sebuah tanaman yang melimpah.

Dalam budidaya anggur di pot dan dilahan perbedaannya sangat tipis.

Keberhasilan utama untuk anggur berbuah lebat terletak pada pemeliharaan dan pemupukan yang secara rutin dikontrol.

Disini saya akan menjelaskan bagaimana rahasia tanaman anggur anda bisa lebih menghasilkan dan menaikan pendapatan anda dalam bertani.

Petani pada umumnya menggunakan teknik terdahulu untuk mendapatkan buah anggur yang mereka tanam.

Saya ambil contoh kasus.

Pernahkah anda ke daerah Probolinggo Jawa Timur ?

Disana suhunya sangat tinggi dan panas.

Probolinggo sudah dikenal dengan petani anggurnya yang sangat besar, karena anggur sangat cocok disuhu panas, mereka dapat tumbuh dengan subur dengan suhu tinggi.

Namun salah jika anda beranggapan disuhu yang dingin tanaman ini tidak dapat tumbuh.

Anggur dapat tumbuh juga jika anda menanam anggur di daerah tropis di dataran tinggi dan dingin namun buah yang dihasilkan tidak sesubur didaerah yang panas.

Lalu apa hubunganya dengan daerah panas dan dingin ?

Begini, jadi kenapa saya membahas daerah panas dan daerah dingin. Saya ingin mengajak anda agar anda dapat mengenal tanaman tersebut.

Dengan anda mengenal tanaman maka tanaman akan memberikan hasil buahnya kepada anda.

Seberapa unggulnya varietas yang anda tanam, jika anda tidak ada perlakuan atau pemeliharaan yang tepat maka budidaya yang anda lakukan tidak akan maksimal.

Bertani itu sangat mudah asal kita tahu teknisnya.

Dengan mengenal tanaman tersebut maka besar peluang anda untuk sukses budidaya anggur sangat besar.

Saya ingin tahu kenapa anda ingin membudidayakan di pot ?

Kenapa tidak diladang langsung ?

Saya rasa anda tahu alasanya, entah dan bagaimana alasanya anda untuk membudidayakan.

Namun saya akan memberikan gambara tentang pot dan lahan.

Tanaman anggur, jika ditanam di lahan setidaknya anda membutuhkan luas minimum 9 m2 tiap tanam.

Sekarang bandingkan dengan pot.

Jika anda budidaya di pot dan menghasilkan buah anggur, luas lahan yang dibutuhkan hanya berluas 0,3 m2 saja, dengan diameter 60 cm.

Jadi sudah tau alasanya kenapa saya menyarankan anda untuk budidaya di dalam pot ?

Jika alasan anda kuat mengapa dan bagimana anda memulainya, maka lanjutkan membacanya.
Tahapan awal (Bibit)

Jika anda ingin menghasilkan buah anggur yang lebat dan benar-benar bagus mulai dari segi rasa hingga kualitas tinggi, maka perhatikan bibit sebelum anda membudidayakannya.

Bagaimana saya mendapatkan bibit anggur ?

Berapa harga bibit anggur per pohon ?

Bibit anggur itu bisa anda dapatkan dengan 4 cara.

1. Dengan cara setek
2. Dengan cara cangkok
3. Membeli di toko pertanin
4. Menanam anggur dari bijinya

4 cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Saya sarankan jika memang anda masih pemula, belum bisa melakukan cangkok dan setek lebih baik anda membeli bibit yang sudah jadi yaitu bibit unggul yang sudah terbukti bagus kualitasnya.

Hal ini untuk menghindari agar tanaman bisa tumbuh secara sehat.

Namun saya yakin anda bisa melakukan cangkok dan setek karena ini sangat umum sekali dilakukan.

Bagaimana ciri-ciri bibit anggur yang unggul ?

Yang pertamakali yang harus dipilih sebagai tanaman budidaya adalah bibit yang tegak.

Jika anda memilih batang yang melengkung maka anda akan kesulitan untuk mengatur tumbuh dan berkembangnya tanaman.

Anggur adalah tanaman yang merambat dan tak jarang untuk dijadikan hiasan.

Pertumbuhan anggur jika memiliki batang tegak sangat memudahkan ketik diatur saat fase-fase pertumbuhannya.

Jika anda lebih menginginkan dengan mendapatkan bibit dari hasil setek.

Maka pilihlah batang anggur yang berukuran sebesar pensil.

Kenapa harus sebesar pensil ?


Jika batang sebesar pensil maka batang yang akan muncul (tumbuh) akan cepat menyusul pertumbuhan batang bekas setek.

Tujuannya setelah tumbuh tunas tersebut maka akan timbul keserasian antara batang hasil setek yang lama dan tunas yang akan tumbuh.

Ada yang harus diperhatikan dengan konsep penyetekan.

Hail setek yang akan ditanam harus memiliki akar terlebihdahulu.

Akar yang tumbuh minimalnya memiliki cukup panjang – tidak kurang dari 10 cm dan dua lembar daun yang sudah berkembang penuh.

Akar yang tumbuh ini sangat memungkinkan sekali untuk mencegah terjadinya kegagalan pertumbuhan tanaman setelah bibit dipindahkan kedalam pot.

Jika bibit berasal dari cangkok, jangan pilih batang yang terlalu besar.

Ukur saja paling besar sebesar ibu jari.

Anda harus memperhatikan juga soal percabangannya.

Jika anda perhatikan soal percabangan, biasanya anggur tidak sesuai dengan pertumbuhannya.

Maka ketika tumbuh cabang baru atau tunas, anda harus melakukan pemangkasan.

Pemangkasan pilih lah cabang yang baik dan sehat.

Yang sekiranya bisa diatur ketika tanaman anggur anda tumbuh dewasa.

Saya anggap anda sudah memiliki bibit anggur yang bagus dan siap untuk dipindahkan kedalam pot.

Untuk langkah selanjutnya anda harus memilih ukuran pot.

Pilih pot yang mimiliki diameter yang sesuai dengan lingkungan anda.

Pot itu banyak jenisnya jadi anda bisa pilih.

Beberapa pot yang saya rekomdasikan untuk anda :


1. Drum
2. Pot Tanah
3. Pot Plastik
4. Pot Semen

Yang paling penting dari bentuk pot bagian atas, anda harus memastikan lebar besar minimalnya sama dengan bagian bawah pot.

Tujuan kenapa harus sama ukuran antara atas dan bawah harus sama, agar anda mudah dalam penggantian tanah atau media, memungkinkan anda untuk menambahkan tanah yang kurang ke dalam pot.

Pot juga menambah keindahan dalam hal budidaya.

Jika ukuran tersebut memang tidak punya, jangan memaksakan juga untuk mengadakannya.

Biasanya yang sering digunakan untuk menanam di dalam pot yang cocok untuk anggur berbahan dasar dari drum.

Drum dapat dipindah2 dengan mudah dan kuat.


Namun jika tidak ada gunakan saja yang ada.
Pemindahan bibit kedalam pot

Jika anda membuat tanaman anda sampai manti maka sudah dipastikan anda 100% gagal.

Untuk meminimalisir kegagalan tanaman anda maka pemindahan bibit juga berpengaruh untuk kesuksesan pertumbuhan.

Biasanya bibit tanaman berada dalam polibag.

Anda harus memisahkan antara polybag dengan bibit kemudidan bisa ditanam.

Untuk penanaman bisa menggali tanah pada media yang sudah disediakan kemudian kubur hingga sampai pangkal batang.

Tanaman anggur ini mudah tumbuh perakarannya.


Anda harus memastikan bagaimana akar anggur ini bisa dengan mudah menembus tanah.

Tanah yang gembur sangat memungkinkan sekali untuk perakaran bisa leluasa mendapatkan udara dari luar.

Akar itu butuh bernapas juga maka anda harus memberikan kemudahan ketika akar membutuhkannya.
Media tanam

Untuk media tanam anda bisa menggunkan campuran tanah dengan pupuk kandang.

Pupuk kandang harus yang matang.

Hal ini berlaku untuk semua tanaman. Saya rasa ini penting sekali untuk anda karena sering salah kaprah untuk sebagian petani.

Jika pupuk organik anda belum matang, itu sama saja anda membunuh tanaman anda sendiri.

Perbandingan kedua campuran ini sebaiknya anda menghindari terlebihdahulu penggunakan pupuk kimia.

Yang kita lakukan ini adalah pemupukan dasar.

Bukan pemupukan susulan.

Perbandingan yang dibutuhkan pupuk kandang dan tanah adalah 1 : 1.

Jadi gini contohnya, jika pupuk kandang 1 kilo maka tanahnya 1 kilo.

Pemeliharaan


Cara yang paling bagus untuk penanaman awal ini sebaiknya anda kontrol dengan sebaik mungkin.

Yang namanya bibit ini agak sedikit manja dibandingkan pohon yang sudah dewasa.

Untuk tahap ini saya rasa anda sudah mengetahuinya, yaitu perawatan seperti mengatasi hama penyakit, pupuk susulan dan pemangkasan.

Mari kita bahas satu-satu.

Hama dan penyakit pohon anggur

Jika saya memberi tahu bagaimana teknisnya mungkin semua orang sudah tahu.

Misalnya cara memberantas hama dan penyakit.

Yang harus dipahami adalah dasar timbulnya hama dan penyakit.

Saya tekankan anda harus mencegah hama dan penyakit bukan mengobati.

Hama ini berawal dari inang yang menempel dan tumbuh menjadi dewasa.

Setelah inang ini berubah menjadi hama, saya rasa anda sedang mimpi buruk sekarang. Jadi hama atau penyakit harus benar-benar anda waspadai.

Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati ?

Kenapa anda tidak melakukan hal yang sama pada tanaman anda ?

Untuk lebih jelasnya jika memang tanaman anda sudah terserang oleh hama dan penyakit maka anda harus mempelajari bagaimana mengobatinya.
Penyiraman

Untuk penyiraman sebaiknya dilakukan pada sore dan pagi hari.

Dari pembahasan yang saya uraikan mungkin terlalu lama dan membosankan untuk anda. Jadi sekarang tugas anda untuk mengerjakannya. Jika ada yang ditanyakan lebih baik anda bergabung bersama kami di forum agrotani.

Pembahasan ini belum selesai, artike ini saya akanperbaharui sampai anda paham tentang anggur.

Selamat mengerjakan semoga lancar.

sumber: http://www.agrotani.com/budidaya-anggur-dalam-pot/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini