TRIBUNBARAT.COM, RIYADH - Meski Idul Fitri adalah momen religius, namun umat Islam di seluruh dunia merayakan hari itu dengan kebiasaan dan tradisi yang unik.

Seluruh umat Muslim menghadiri salat Idul Fitri di pagi hari di masjid-masjid yang ada di tempat tinggal mereka, atau di tempat khusus yang dipersiapkan untuk itu.

Namun, dalam setiap budaya, ada hal-hal unik yang dipakai untuk mengekspresikan kebahagiaan pada acara suci ini.

Kali ini, sorotan diberikan kepada orang-orang Arab yang bermukim di Riyadh. Sultan, lelaki Arab berusia 25 tahun pun memberikan kesaksiannya tentang hari pertama lebaran.

"Sehari sebelum Idul Fitri, saya bersiap untuk perayaan dengan pergi ke tukang cukur dan memastikan pakaian saya bersih."

"Saya selalu menjahit thobe (jubah) khusus untuk Idul Fitri. Aku mewarisi kebiasaan ini dari ayahku," kata dia.

"Biasanya, saya tidak tidur malam sebelum lebaran. Saya menyukai perasaan indah pada malam Idul Fitri," sambung Sultan.

Dia menambahkan, semua mal, toko, kios barbekyu, dan tukang jahit menjadi ramai pada malam hari.

"Semua orang sibuk di mana-mana," kata Sultan.

"Nah, pada hari Idul Fitri, saya pergi bersama ayah dan saudara laki-laki saya untuk shalat Idul Fitri di masjid."

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/06/26/suasana-hari-pertama-idul-fitri-di-arab-saudi
Bagikan:

1 comments so far,Add yours

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete