TRIBUNBARAT.COM - Sistem kelistrikan Aceh mengalami penurunan frekuensi yang mengakibatkan setengah kelistrikan Aceh terputus pada jam 8.43 WIB, Minggu (28/5).

General Manager PLN Aceh, Jefri Rosiadi melalui Deputi Manager Hukum dan Humas, T.Bahrul Halid menyebutkan akibat terjadinya penurunan frekuensi tersebut berimbas pecahnya membran turbin PLTU Nagan II sehingga hilangnya suplay listrik di Aceh.

"Dengan hilangnya suplay dari PLTU Nagan Raya maka listrik Aceh mengalami drop tegangan di sisi transmisi," kata Bahrul.

Untuk menaikkan tegangan tersebut, kata Bahrul dengan sangat terpaksa dilakukan pemadaman beberapa daerah di Aceh Banda Aceh, Sigli, Meulaboh dan Nagan Raya.

"Kami harapkan pada masa kritis ini masyarakat diminta untuk menggunakan listrik secara bijak dan hemat agar dapat mengurangi jumlah pemadaman," ujarnya.

Ia juga menyebutkan saat ini tim teknis sedang dalam tahap pergantian material yang pecah dan diusahakan akan kembali sinkron dengan sistem Aceh secepatnya.

"Tim sedang memperbaiki material yang rusak, kami harapkan bisa cepat selesai dan semoga tidak terjadi kendala apapun," kata Bahrul.

Sementara PLTU Nagan 1 sedang dilakukan perbaikan dan dalam beberapa hari ini akan kembali kondusif.

Bahrul juga mengatakan sebelumnya pihak PLN Aceh menyampaikan permintaan maaf atas terjadinya pemadaman yang terjadi pagi tadi.

"Kami berharap kondisi kelistrikan Aceh bisa kembali normal," imbuhnya.

Sumber:http://www.ajnn.net/news/membran-turbin-pltu-nagan-ii-pecah-suplay-listrik-terputus/index.html
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini