TRIBUNBARAT.COM - MESKI anak-anak belum diwajibkan berpuasa, namun orangtua berkewajiban untuk melatih puasa. Setidaknya memberikan pemahaman soal ibadah puasa pada anak.

Dokter spesialis anak RSUP dr. Hasan Sadikin, Viramitha Kusnandi menuturkan, terkait waktu yang tepat mengenalkan puasa pada anak itu biasanya dimulai pada usia 4 tahun.

"Kapan puasa, biasanya 4 tahun itu mulai mengenalkan ritual puasa seperti tarawih, ngaji sahur, buka. Biasanya kita baru mmprbolehkan puasa setengah hari ketika usia 5-6 tahun, setelah itu naikan jamnya bertahap agar anak kuat," ujar dia dalam diskusi puasa di RSUP dr Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jumat, 26 Mei 2017.

Misalnya, kata dia, ketika anak baru 4 jam puasa sudah merasa haus boleh berbuka lanjutkan lagi berpuasanya.

"Kita tidak paksakan sambil beri pengertian. Ajak anak tersebut sahur bersama ajak berbuka," kata dia.
Nutrisi selama puasa

Untuk asupan nutrisi selama puasa, kata dia, haruslah bergizi seimbang baik saat sahur maupun berbuka.

"Kadang-kadang anak-anak yang penting makan nasi lauk pauk. Tapi perlu diingat memberikan cairan yang sangat banyak kepada anak-anak ketika sahur itu penting. Untuk berbuka, berikan makanan dengn kadar indeks gula tinggi, kemudian, pelan-pelan beri makanan lain," ucap dia.

Selama menjalankan puasa, kata dia, orangtua harus memantau anak-anak mereka yang belajar puasa. Dikhawatirkan terjadi dehidrasi. Selain itu, orangtua pun harus memantau berat badan anak.

"Minimal sebelum dan setelah berpuasa harus tetap. Kalau tiba-tiba turun, kenapa nih. Apa dipaksakan atau enggak. Jadi kita harus sambil pantau," kata dia.

Ia menyarankan agar menciptakan lingkungan berbuka dan sahur yang menyenangkan sehingga dia senang dan semangat dalam menjalankan ibadahnya.***

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2017/05/26/kapan-sebaiknya-mulai-melatih-anak-berpuasa-401966
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini