Tribunbarat.com - Sakit pinggang belakang adalah sakit yang nyeri yang dirasakan di bagian pinggang belakang. Pinggang adalah bagian tubuh yang terletak antara pinggul dengan rongga dada.

GEJALA

Meskipun gejala utama dari sakit pinggang belakang adalah nyeri di bagian pinggang, terdapat beberapa jenis nyeri pinggang belakang yang dapat dirasakan oleh seseorang. Jenis nyeri di pinggang yang dirasakan tergantung dari penyebabnya. Nyeri pinggang belakang akibat penyebab saraf berbeda dengan nyeri pinggang akibat sakit ginjal. Berikut adalah tipe nyeri yang biasa dirasakan oleh seseorang dengan sakit pinggang belakang.
  • Nyeri aksial: nyeri aksial biasanya disebut juga nyeri mekanis. Nyeri aksial merupakan gejala yang paling sering dirasakan oleh seseorang dengan sakit pinggang belakang. Nyeri aksial merupakan rasa nyeri yang digambarkan dengan rasa tajam atau tumpul, konstan, datang dan pergi. Nyeri tipe ini biasanya disebabkan oleh ketegangan otot.
  • Nyeri kiriman (referred pain): dikarakteristikan dengan nyeri tumpul dan dan tidak enak yang berpindah dan intensitasnya berbeda-beda. Nyeri ini bisa berpindah-pindah dari punggung belakang ke selangkangan, pelvis, bokong, dan paha atas. Biasanya nyeri tipe ini disebabkan oleh gangguan pada saraf sensoris misalnya akibat diskus degeneratif.
  • Nyeri menjalar (radicular pain): dikarakteristikan dengan nyeri yang dalam dan menjalar melalui ekstremitas (tangan atau kaki). Nyeri ini biasanya disertai dengan sensasi kebas dan kesemutan atau kelemahan alat gerak. Tipe nyeri ini bisa disebabkan oleh penekanan, peradangan, dan atau cedera saraf di tulang belakang atau sciatica dan bisa juga disebabkan oleh diskus hernia.

PENYEBAB

Kebanyakan kasus sakit pinggang belakang berhubungan dengan ketegangan otot, cedera, postur tubuh yang tidak sesuai, dan penggunaan yang berlebihan. Namun terdapat berbagai kondisi lainnya yang bisa mengakibatkan sakit pinggang bagian belakang. Kondisi tersebut antara lain: sciatica, kehamilan, spasme otot, dan masalah ginjal.
  • Sciatica: saraf sciatic berjalan dari bagian pinggul, ke bagian belakang kedua kaki bagian atas hingga kaki bagian bawah. Ujung pangkal dari saraf ini ditemukan di bagian tulang belakang bagian bawah. Jika saraf ini tertekan akibat adanya pergeseran dari diskus tulang belakang, maka nyerinya terasa menjalar sepanjang tulang belakang bagian bawah hingga kaki. 
  • Kehamilan: nyeri pinggang belakang saat hamil merupakan hal yang sering terjadi. Hal tersebut terjadi karena rahim yang membesar menekan saraf sciatic hingga terasa nyeri pinggang belakang.
  • Spasme otot: spasme otot, atau kontraksi sekelompok otot secara tidak sadar, yang terjadi di bagian pinggang belakang dapat menimbulkan rasa nyeri. Spasme otot biasanya terjadi untuk beberapa detik, namun terkadang dapat terjadi hingga hitungan menit.
  • Masalah ginjal: adanya batu ginjal ataupun penyakit ginjal lain akibat infeksi juga dapat menyebabkan nyeri pinggang belakang. Karena ginjal merupakan organ yang terletak di bagian punggung bawah, maka kondisi yang mengganggu ginjal dapat menyebabkan rasa nyeri di pinggang bawah.

PENGOBATAN

Pengobatan secara umum adalah dengan istirahat dan menghindari aktivitas seperti mengangkat beban berat. Pengobatan spesifik penyakit ini tergantung pada penyebab nyeri pinggang belakang yang mendasari.  Pengobatan medis yang diberikan antara lain:
  • Obat-obatan: Obat-obatan yang dibuthuhkan antara lain obat anti nyeri dan obat untuk membuat relaksasi otot.
  • Terapi panas dan injeksi: Terapi panas dingin juga dapat bermanfaat dalam mengurangi nyeri sciatica. Injeksi steroid juga dapat mengurangi peradangan pada saraf. Jika nyeri sciatica tidak membaik dengan terapi seperti ini dan nyeri yang dirasakan malah semakin hebat, maka pilihan terapi selanjutnya adalah pembedahan. Pembedahan dilakukan dengan maksud untuk memperbaiki bagian diskus yang menekan saraf.
  • Pemijatan: Terkadang pemijatan dibutuhkan untuk mengurangi nyeri otot. Dengan memijat secara gentle di sepanjang tulang belakang, aliran darah meningkat dan otot lebih relaksasi.
  • Terapi fisik: metode pengobatan ini digunakan terutama jika terdapat sakit pinggang belakang yang berkepanjangan yang diakibatkan oelah hernia atau pergeseran diskus tulang belakang. Terapi fisik terdiri atas traksi pelvis secara mekanik dan terapi otot.

Sumber: http://www.kerjanya.net/faq/12117-sakit-pinggang-belakang.html
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini